Peristiwa
Beranda » Truk Dump Patah As Roda Lalu Terguling dan Timpa Mobil Innova di Uluwatu

Truk Dump Patah As Roda Lalu Terguling dan Timpa Mobil Innova di Uluwatu

Truk dump yang terguling menimpa mobil Toyota Innova di jalur menanjak Jalan Uluwatu, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali, Rabu malam (12/8). Kecelakaan dipicu oleh patah as roda belakang truk saat melintasi jalan menanjak. (ist)

Denpasar – Sebuah truk dump bernomor polisi DR 8092 KU mengalami patah as roda belakang saat melintasi jalan menanjak dan menikung di Jalan Uluwatu, sebelah utara Pura Pasambiangan, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Rabu sore, (12/8). Truk yang kehilangan kendali itu kemudian mundur, terguling, dan menimpa mobil Toyota Innova di belakangnya.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengonfirmasi, insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi sekitar Pukul 18.50 WITA. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

“Kedua kendaraan saat itu sama-sama melaju dari arah timur menuju ke selatan, dengan posisi truk dump berada di depan mobil Toyota Innova,” ujar Iptu Adi Saputra Jaya, Kamis (13/8).

Truk dump tersebut dikemudikan oleh Mustakim, 44 tahun warga Jalan Safari Padang Galak, Denpasar. Sementara mobil Toyota Innova bernomor polisi DK 1096 QT dikemudikan oleh I Putu Oko Budi Utomo, 30 tahun warga Pekutatan, Jembrana.

Saat melintas di jalan beraspal dengan kondisi menanjak dan menikung tajam di KM 30 Uluwatu, as roda (cruas) belakang bagian kiri truk dump mendadak patah. Akibat kegagalan teknis tersebut, truk langsung meluncur mundur dan terguling hingga menimpa bagian depan mobil Innova yang berada tepat di belakangnya.

Kajati Bali Lantik Tiga Kajari Baru

“Pengemudi kedua kendaraan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka-luka. Peristiwa ini murni kecelakaan lalu lintas,” kata Kasi Humas.

Petugas Satlantas Polresta Denpasar yang menerima laporan sekitar Pukul 20.30 WITA langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, pengukuran, pendokumentasian, serta evakuasi agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur pariwisata tersebut. (An/CB.3)

Bagikan