Jembrana – Operasi pencarian terhadap penumpang KMP Cemerlang 55 yang jatuh ke laut di perairan Pelabuhan Gilimanuk akhirnya membuahkan hasil pada pencarian hari kelima. Korban bernama Rizki Firmansyah, 23 tahun, warga asal Jombang, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat, 2 Oktober 2026 sekitar Pukul 15.10 WITA.
Jasad korban ditemukan terapung di tengah laut, sekitar 2,5 nautical mile (NM) arah barat dari lokasi kejadian (last known position). Titik penemuan pertama kali dilaporkan oleh kapal penyeberangan yang melintas di jalur Nusa, sebelum akhirnya diinformasikan oleh Stasiun Radio Pantai (SROP) Gilimanuk kepada tim SAR gabungan yang sedang menggelar operasi penyisiran di perairan utara.
Koordinator Pos SAR Jembrana Dewa Hendri Gunawan membenarkan ditemukannya jasad korban usai penyisiran intensif yang melibatkan armada laut dan pemantauan udara menggunakan drone.
“Kami menerima informasi dari SROP bahwa kapal di jalur Nusa melihat sesosok tubuh terapung di perairan Gilimanuk. Kebetulan tim SAR gabungan sedang melakukan penyisiran ke arah utara dan langsung meluncur ke titik lokasi untuk membantu proses evakuasi,” terang Dewa Hendri.
Tim SAR gabungan yang dikerahkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Gilimanuk dan Ship Tender Polairud Polres Jembrana langsung mengevakuasi jenazah menuju Dermaga Teluk Waterbee pada Pukul 15.30 WITA. Selanjutnya, jasad korban dilarikan ke RSUD Negara, Kabupaten Jembrana, menggunakan ambulans Dokkes Polres Jembrana untuk penanganan medis dan proses penyerahan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR yang berlangsung selama lima hari ini melibatkan sinergi dari Pos SAR Jembrana, TNI AL Pos Gilimanuk, Polairud Polres Jembrana, Ditpolairud Polda Bali, serta Brimob Batalyon C Gilimanuk. Dengan ditemukannya korban yang dilaporkan jatuh sejak Minggu, 27 September 2026 tersebut, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup. (Ar/CB.1)

