Denpasar – Seorang pria bernama Sunardi, 47 tahun ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di sebuah kamar indekos di Jalan Anyelir, Gang Rama Sari, Kelurahan Sumerta, Denpasar Selatan, pada Selasa, (18/8). Penemuan jenazah tersebut pertama kali dilaporkan oleh Kepala Lingkungan Banjar Yangbatu Kangin kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar.
Operator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Denpasar Putu Darma Putra mengatakan, pihaknya menerima laporan pada Pukul 10.54 WITA. Petugas yang tiba di lokasi dibantu armada ambulans Pos Juanda menemukan korban sudah dalam kondisi membiru (sianosis).
“Jenazah sudah membusuk. Posisi korban tertidur dengan tangan terlentang dan kaki terbuka,” kata Putu, Selasa (18/8).
Proses evakuasi oleh petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri sempat mengalami kendala. Kondisi tubuh jenazah yang membesar membuat petugas kesulitan memindahkannya ke dalam kantong mayat. Petugas akhirnya harus mengikat sebagian anggota tubuh korban agar evakuasi dapat dilakukan.
“Atas seizin keluarga, kami mengikat tangan dan kaki korban agar bisa masuk ke dalam kantong jenazah,” ujar Putu menambahkan.
Penyebab pasti kematian pria berstatus duda tersebut masih dalam penyelidikan Tim Inafis Kepolisian. Berdasarkan pantauan petugas di lapangan, Sunardi diketahui tinggal seorang diri di kamar indekos tersebut. Namun, saat proses evakuasi berlangsung, anak remaja korban tampak hadir di lokasi kejadian.
Usai dievakuasi, jenazah Sunardi tidak dibawa ke rumah sakit untuk autopsi. Atas permintaan pihak keluarga, jenazah langsung dibawa menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Wanasari Maruti 13, Denpasar Utara, untuk dikebumikan dengan pendampingan aparat keamanan setempat. (An/CB.3)




