Peristiwa
Beranda » Niat Usir Laba-laba dengan Bakar Kertas, WNA Nepal Ludeskan Villa Senilai Rp2 Miliar di Tibubeneng

Niat Usir Laba-laba dengan Bakar Kertas, WNA Nepal Ludeskan Villa Senilai Rp2 Miliar di Tibubeneng

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung melakukan proses pemadaman api yang membakar bangunan Villa Julia di Jalan Aseman Bagus, Banjar Aseman Kangin, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung. (ist)

Badung – Niat mengusir serangga justru berujung petaka bagi Gaorap Rana, 45 tahun, seorang warga negara asing (WNA) asal Nepal. Bangunan Villa Julia yang berlokasi di Jalan Aseman Bagus, Banjar Aseman Kangin, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, ludes terbakar usai aksi pembakaran sampah kertas untuk mengusir laba-laba merembet ke atap alang-alang, Senin, (5/10) Pukul 12.30 WITA.

Insiden bermula saat korban membakar tumpukan sampah kertas di dalam kamar mandi bungalow bagian selatan untuk mengusir serangga laba-laba. Usai membakar kertas, korban berjalan meninggalkan kamar mandi menuju ruang kerja. Namun, gumpalan kertas berapi tersebut tertiup angin kencang hingga terbang dan hinggap di atap bangunan yang terbuat dari jalinan daun alang-alang.

Kondisi atap yang kering dipadu hembusan angin kencang membuat kobaran api berkobar hebat dalam hitungan menit hingga melahap seluruh areal villa. Warga sekitar yang melihat membumbungnya asap tebal langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

Kasi Humas Polres Badung Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Pihak kepolisian telah mendatangi TKP, mengumpulkan bahan keterangan dari saksi I Gede Maha Astrawan, 40 tahun serta mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi di Polsek Kuta Utara.

Porter Bandara Ngurah Rai Gasak Uang Rp15,8 Juta Milik Penumpang dari Tas Ransel

“Kebakaran diduga kuat dipicu pembakaran kertas di kamar mandi yang tertiup angin hingga membakar atap alang-alang. Akibat musibah ini, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp2 miliar,” ujarnya. (An/CB.3)

Bagikan