Gaya Hidup
Beranda » Festival Tanah Lot 2026 Diproyeksi Putar Uang hingga Rp 10 Miliar

Festival Tanah Lot 2026 Diproyeksi Putar Uang hingga Rp 10 Miliar

Logo Tanah Lot Art and Food Festival #7 yang akan berlangsung pada 28–30 Agustus 2026. Manajemen DTW Tanah Lot menyebutkan, perputaran uang dari acara bisa mencapai angka Rp 10 miliar.

Tabanan – Gelaran Tanah Lot Art and Food Festival #7 yang akan berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 diproyeksikan mampu memicu perputaran uang hingga Rp 10 miliar. Perhelatan selama tiga hari di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Tabanan, Bali, ini menyuguhkan kolaborasi seni budaya adat dan festival kuliner lokal.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana menyatakan, meski anggaran yang dialokasikan badan pengelola untuk festival ini sebesar Rp 2 miliar, dampak ekonomi (multiplier effect) bagi warga diprediksi melonjak hingga lima kali lipat.

“Dari transaksi wisatawan, pengeluaran masyarakat, pengadaan penampil dan artis, hingga jasa transportasi seperti ojek online, saya yakin perputaran ekonomi selama tiga hari bisa menyentuh angka Rp 10 miliar,” ujar Sudiana saat ditemui di Tanah Lot, Senin, (24/8)

Sudiana menjelaskan, festival ini dirancang untuk menggairahkan kembali angka kunjungan wisatawan yang cenderung turun. Lebih dari sekadar mendatangkan turis, pihak pengelola memanfaatkan acara ini sebagai sarana ruang interaksi publik bagi warga Tabanan.

“Kami ingin masyarakat Tabanan lebih bahagia dan festival ini menjadi titik kumpul warga,” katanya.

Polsek Kuta Selatan Tangkap Dua Residivis Pembobol Rumah di Badung, Gasak Puluhan Gram Emas

Antusiasme warga lokal sudah terasa menjelang pembukaan acara. Keterlibatan masyarakat dalam persiapan agenda budaya turut menggerakkan roda ekonomi sektor mikro dan jasa persewaan busana adat. Sudiana menyebutkan, kelompok ibu-ibu mulai sibuk menyiapkan Parade Gebogan. Sementara itu, kalangan anak-anak antusias menyambut parade musik tradisional baleganjur.

“Untuk sewa satu kostum baleganjur anak-anak saja harganya mencapai Rp 500 ribu. Ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat sekaligus dampak ekonomi langsung bagi para penyedia jasa lokal,” tutur Sudiana.

Tanah Lot Art and Food Festival #7 dijadwalkan buka setiap hari mulai Pukul 10.00 hingga 23.00 WITA. Berdasarkan susunan acara, pengunjung dapat menikmati pameran kuliner UMKM serta klinik masak yang menyajikan hidangan khas seperti Ulam Carik, Pesan Testes, hingga Kuah Kakul.

Selain itu, festival dimeriahkan oleh atraksi tari tradisional dari belasan desa adat, seperti Desa Adat Jadi, Cepaka, Mundeh, Kediri, hingga Kaba-Kaba, serta hiburan musik saban malam yang menghadirkan musisi kenamaan Bali seperti Jun Bintang, Bagus Wirata, dan Tika Pagraky. (Ar/CB.1)

Polda Bali Tangkap Pengedar Sabu dan Ekstasi di Pemogan Denpasar

Bagikan