Buleleng – Tim SAR gabungan menggelar operasi pencarian terhadap seorang siswa kelas 5 sekolah dasar bernama Gede Adimas Raditya Wibawa, 11 tahun yang hilang terseret arus di Pantai Gerokgak, Desa Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Kamis, (24/9). Korban tenggelam saat berenang bersama dua rekannya menggunakan styrofoam.
Peristiwa naas tersebut bermula sekitar Pukul 16.00 WITA ketika korban dan dua temannya berenang di Pantai Gerokgak. Sekitar Pukul 16.30 WITA, gelombang laut dan arus deras menyeret ketiganya hingga ke tengah. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut berhasil menyelamatkan dua anak, namun korban warga Banjar Dinas Batuagung ini hanyut terbawa arus dan menghilang.
Menindaklanjuti laporan dari Polsek Gerokgak pada Pukul 17.10 WITA, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerjunkan enam personel Tim Rescue Pos SAR Buleleng ke lokasi kejadian. Pencarian hari pertama dilakukan dengan membagi tim menjadi dua jalur, yakni penyisiran laut menggunakan perahu karet (rubber boat) ke arah utara serta penyisiran darat di sepanjang pesisir pantai sejauh 2,5 kilometer ke arah timur dan barat.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng Kadek Donny Indrawan mengonfirmasi, pencarian hari pertama dihentikan pada Pukul 21.30 WITA, korban belum berhasil ditemukan. “Tim SAR gabungan telah melakukan upaya pencarian melalui jalur laut dan darat. Sesuai prosedur, pencarian akan terus dilanjutkan hingga tujuh hari ke depan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus, serta perkembangan di lapangan,” terangnya.
Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Pos SAR Buleleng, Polairud Polda Bali, Polairud Polres Buleleng, Polsek Gerokgak, TNI AL Celukan Bawang, Babinsa, Satpol PP, pihak kecamatan, serta warga lokal dan keluarga korban. Pencarian dilanjutkan kembali pada Jumat pagi. (Ar/CB.1)

