Denpasar – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Setiawan Budi Cahyono, resmi melantik sejumlah pejabat Eselon III di lingkungan Kejaksaan Tinggi Bali pada Kamis, (13/8). Rotasi jabatan ini mencakup pergantian kepemimpinan pada tiga Kejaksaan Negeri (Kejari), yakni Kejari Karangasem, Kejari Badung, dan Kejari Jembrana, serta satu posisi Koordinator di Kejati Bali.
Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Sasana Dharma Adhyaksa Kejati Bali, Denpasar, sekitar Pukul 08.00 WITA, dan dilanjutkan dengan acara pengantar tugas di Auditorium ST Burhanuddin.
Dalam amanatnya, Setiawan Budi Cahyono menegaskan bahwa rotasi pejabat merupakan bentuk penguatan organisasi untuk mendorong kinerja penegakan hukum dan pelayanan publik yang lebih optimal di wilayah Bali.
“Pelantikan hari ini menjadi momentum penting untuk menyambut kepemimpinan baru. Saya meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, menjaga integritas, serta membawa semangat baru dalam penegakan hukum di Bali,” ujar Setiawan Budi Cahyono, Kamis (13/8).
Berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia, rotasi kepemimpinan ini ditandai dengan dilantiknya Dr. Kusufi Esti Ridliani, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Karangasem, I Wayan Sumertayasa, S.H., M.H. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Badung, serta Muhammad Ruslan, S.H., M.H. yang dipercaya memimpin Kejaksaan Negeri Jembrana.
Melalui penyegaran struktur pimpinan di tiga wilayah strategis ini, Kejati Bali diharapkan dapat semakin optimal dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, menegakkan kepastian hukum yang adil, serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan instansi daerah.
Kejati Bali berkomitmen memastikan proses transisi kepemimpinan berjalan lancar guna menjaga kesinambungan penanganan perkara serta peningkatan kualitas pelayanan hukum bagi masyarakat di Provinsi Bali. (An/CB.3)




