Peristiwa
Beranda » Mulut Dilakban dan Dibuang dalam Tas Belanja, Bayi Perempuan Ditemukan Hidup di Gang Sempit Denpasar

Mulut Dilakban dan Dibuang dalam Tas Belanja, Bayi Perempuan Ditemukan Hidup di Gang Sempit Denpasar

Ilustrasi pembuangan bayi. (Google)

Denpasar – Warga Banjar Pekandelan, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, dibuat geger dengan penemuan seorang bayi perempuan yang masih hidup di Jalan Imam Bonjol, Gang Penataran Sari, Jumat (12/6) sekitar Pukul 11.45 WITA. Kondisi bayi saat ditemukan membuat warga terkejut karena mulutnya dilakban dan tubuhnya dibungkus dalam tas belanja berwarna ungu.

Peristiwa yang sempat viral di media sosial itu langsung menyita perhatian masyarakat. Bayi perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi masih merah, diduga baru saja dilahirkan sebelum ditinggalkan oleh orang yang belum diketahui identitasnya.

Beruntung, warga yang menemukan bayi itu bergerak cepat memberikan pertolongan. Bayi segera digendong dan dibawa ke warung terdekat untuk mendapatkan kain guna menghangatkan tubuhnya. Setelah itu, warga menghubungi pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Denpasar Barat yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan dan bersama warga membawa bayi tersebut ke klinik untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi bayi diketahui dalam keadaan hidup dan sehat. Tidak ditemukan luka maupun lecet pada tubuh bayi.

Menatap Masa Depan Pers di Bali: Catatan Ringan OKK 2026

Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya membenarkan adanya penemuan bayi tersebut dan memastikan saat ini bayi telah mendapatkan perawatan yang diperlukan.

“Bayi yang ditemukan saat ini dalam kondisi sehat dan telah mendapatkan penanganan medis. Kami mengapresiasi kepedulian warga yang dengan cepat memberikan pertolongan sehingga keselamatan bayi dapat terjaga. Saat ini Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut,” ujarnya.

Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang diduga meninggalkan bayi tersebut. Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini diimbau untuk segera melapor kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan. (An/CB.3)

Pamit Kenal Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Sinergi dan Pembinaan Warga Binaan Terus Diperkuat

Bagikan