Peristiwa
Beranda » Kompor Ditinggal Saat Memasak Perkedel, Empat Kamar Kos Semi-Permanen di Denpasar Ludes Terbakar

Kompor Ditinggal Saat Memasak Perkedel, Empat Kamar Kos Semi-Permanen di Denpasar Ludes Terbakar

Petugas pemadam kebakaran Kota Denpasar berusaha memadamkan api kamar rumah kos semi-permanen di Jalan Malboro XIV, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat. (ist)

Denpasar – Musibah kebakaran menghanguskan empat kamar rumah kos semi-permanen di Jalan Malboro XIV, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, pada Selasa malam, (18/8). Insiden yang diduga dipicu kompor yang ditinggal saat memasak itu terjadi sekitar Pukul 22.30 WITA.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengonfirmasi, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan empat kamar kos beserta barang-barang milik penghuni rata dengan tanah.

“Kerugian materiil akibat peristiwa ini masih dalam penghitungan,” ujarnya Rabu, (19/8).

Peristiwa ini bermula ketika salah seorang penghuni kos kamar nomor 10, Evi Nurjana, 31 tahun sedang menggoreng perkedel sekitar Pukul 22.00 WITA. Di tengah proses memasak, Evi meninggalkan kompor dalam keadaan menyala untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) sepeda motor di luar area kos. Saat kembali, ia mendapati kamar kosnya sudah dilalap si jago merah.

Api dengan cepat merambat ke bangunan sekitar yang berstruktur semi-permanen. Saksi lain, Yeni Juita Margareta, 37 tahun mengaku terbangun setelah mendengar teriakan warga dari luar rumah. Saat keluar kamar, ia melihat kobaran api sudah membesar dari arah kamar nomor 10. Yeni langsung menyelamatkan diri bersama suami dan anaknya.

Niat Usir Laba-laba dengan Bakar Kertas, WNA Nepal Ludeskan Villa Senilai Rp2 Miliar di Tibubeneng

Sementara itu, Kadek Suteja, 41 tahun pemilik tanah kontrakan, terbangun dari tidurnya setelah dibangunkan oleh kakeknya, Ketut Suparta yang melihat adanya kobaran api dari sisi barat bangunan.

Kadek sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan selang air seadanya, tetapi material bangunan yang mudah terbakar membuat kobaran api kian membesar dan tak terkendali.

Melihat situasi kian gawat, warga bergotong-royong membantu menyelamatkan barang-barang berharga milik penghuni sebelum armada pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar mengerahkan sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran ke tempat kejadian perkara (TKP). Api baru berhasil dipadamkan secara menyeluruh sekitar pukul 24.30 WITA.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kompor milik penghuni kos yang ditinggal saat memasak.

Porter Bandara Ngurah Rai Gasak Uang Rp15,8 Juta Milik Penumpang dari Tas Ransel

“Pihak kepolisian masih melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti serta mengalokasikan total kerugian akibat insiden tersebut,” ujar Iptu Adi Saputra Jaya. (An/CB.3)

Bagikan