Peristiwa
Beranda » Nelayan 63 Tahun Hilang Misterius di Laut Buleleng, Tim SAR Kerahkan Alat Canggih AQUA Eye

Nelayan 63 Tahun Hilang Misterius di Laut Buleleng, Tim SAR Kerahkan Alat Canggih AQUA Eye

Proses pencarian seorang nelayan yang hilang secara misterius di Perairan Sumberkima, Desa Mandarsari, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. (ist)

Buleleng – Seorang nelayan dilaporkan hilang secara misterius di Perairan Sumberkima, Desa Mandarsari, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Rabu (3/12). Muhammad Taiyeb, 63 tahun tak kunjung kembali dari melaut, membuat keluarga panik dan langsung meminta bantuan tim SAR.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan pagi tadi dan langsung bergerak cepat.

“Begitu laporan masuk, enam personel kami berangkatkan dan langsung berkoordinasi dengan Polsek Gerokgak serta BPBD Buleleng,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 35 menit. Cuaca cerah berawan dengan jarak pandang mencapai 19,7 km.

Untuk mempercepat pencarian, tim SAR gabungan dibagi menjadi dua SRU, dengan fokus pencarian darat dan laut menggunakan RIB. Lebih mencolok lagi, pencarian di perairan didukung alat pendeteksi bawah air canggih AQUA Eye.

Semalaman Hilang di Hutan, Nenek 75 Tahun di Nusa Penida Ditemukan Linglung

Sorti pertama SRU laut berjumlah 6 orang dan mulai bergerak pada Pukul 08.35 WITA. Unsur SAR yang terlibat berasal dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Pol Air Polda Bali, dan Pos TNI AL Celukan Bawang. (Ar/CB.1)

Berita Populer

01

Resmi Diumumkan! Ini Daftar 39 Nominasi Lomba Ogoh-Ogoh Tabanan 2026 Tingkat Kecamatan.

02

Desa dan Subak Dapat 55 Persen dari Pendapatan DTW Jatiluwih, Begini Rinciannya

03

Bupati Sanjaya Pimpin Gerakan Kebersihan di Pantai Yeh Gangga Tabanan

04

Fakta Terungkap! Perumda Sanjayaning Singasana Bantah Keras Tuduhan Tunggakan Bahan Pokok oleh Pengelola SPPG

05

Rai Wahyuni Sanjaya Kukuhkan Bank Sampah Krama Istri “Gangga Ayu”, Desa Adat Yeh Gangga

Follow Us

     

Bagikan