Gaya Hidup
Beranda » Tabanan Gelar Gerakan “Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi” Serentak, Dorong Partisipasi Masyarakat Kelola Sampah

Tabanan Gelar Gerakan “Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi” Serentak, Dorong Partisipasi Masyarakat Kelola Sampah

Kegiatan “Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi” pada Selasa, (5/5). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari implementasi Surat Edaran Bupati Tabanan Nomor 07/DLH/2026. (ist)

Singasana – Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui koordinasi lintas perangkat daerah menggelar kegiatan “Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi” pada Selasa, (5/5). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari implementasi Surat Edaran Bupati Tabanan Nomor 07/DLH/2026 tentang percepatan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Kegiatan dimulai Pukul 15.00 WITA hingga selesai, dengan menyasar sejumlah titik ruas jalan dan kawasan pasar di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya. Seluruh peserta diharapkan melengkapi diri dengan APD masker dan sarung tangan.

Gerakan ini dilaksanakan menyusul kebijakan operasional TPA Mandung yang sejak 1 Mei 2026 hanya menerima sampah residu. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan masyarakat yang belum melakukan pemilahan sampah dari sumber, sehingga memicu penumpukan dan potensi pencemaran lingkungan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tabanan, I G A Rai Dwipayana, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat.

“Melalui gerakan ini, kami ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat agar mulai memilah sampah dari sumber. Ini bukan hanya kegiatan bersih-bersih, tetapi bagian dari upaya sistematis untuk menekan timbulan sampah dan mencegah pencemaran lingkungan yang lebih luas,” ujarnya.

Curanmor di Kesiman Terungkap, Karyawan Sendiri Jadi Pelaku

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, desa adat, hingga komunitas, menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah berbasis sumber di Tabanan.

Secara teknis, kegiatan dilakukan dengan sistem pembagian titik lokasi. Di setiap titik, peserta dibagi menjadi tim koordinator, tim pemilah, dan tim pengumpulan. Sampah yang terkumpul dipilah menjadi tiga kategori utama, yakni organik, anorganik, dan residu.

Sampah organik selanjutnya akan dibawa ke rumah kompos dan TPS3R untuk diolah, sampah anorganik disalurkan ke bank sampah, sedangkan sampah residu akan dibuang ke TPA Mandung. Sementara itu, jika masih terdapat sampah yang belum sempat dipilah di lokasi, akan dilakukan pemilahan lanjutan di TPS3R yang ada di Kecamatan Tabanan dan Kediri.

Adapun titik-titik kegiatan meliputi sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Diponegoro, Majapahit, Sriwijaya, hingga kawasan pasar seperti Pasar Transit, Pasar Dauh Pala, dan Pasar Tuakilang, dengan melibatkan puluhan instansi sebagai koordinator di masing-masing lokasi.

Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap melalui gerakan “Resik Sampah Ngayah Ring Pertiwi” ini dapat menekan timbulan sampah, meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah, serta memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kejar-kejaran Tengah Malam di Sanur, Polisi Amankan Dua Kelompok Pemuda

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk membawa tumbler sebagai upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, sejalan dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret menuju pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan di Kabupaten Tabanan, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih dan sehat. (Pan/CB.2*)

Berita Populer

01

Resmi Diumumkan! Ini Daftar 39 Nominasi Lomba Ogoh-Ogoh Tabanan 2026 Tingkat Kecamatan.

02

Desa dan Subak Dapat 55 Persen dari Pendapatan DTW Jatiluwih, Begini Rinciannya

03

Bupati Sanjaya Pimpin Gerakan Kebersihan di Pantai Yeh Gangga Tabanan

04

Fakta Terungkap! Perumda Sanjayaning Singasana Bantah Keras Tuduhan Tunggakan Bahan Pokok oleh Pengelola SPPG

05

Rai Wahyuni Sanjaya Kukuhkan Bank Sampah Krama Istri “Gangga Ayu”, Desa Adat Yeh Gangga

Follow Us

     

Bagikan