Pariwisata
Beranda » Penglipuran Festival 2026 Batasi Kunjungan hingga 4.000 Wisatawan per-Hari, Fokus pada Kualitas Pengalaman

Penglipuran Festival 2026 Batasi Kunjungan hingga 4.000 Wisatawan per-Hari, Fokus pada Kualitas Pengalaman

Suasana di Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli. (Instagram pengelipuranofficial)

Bangli – Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli kembali menggelar Penglipuran Festival pada 9-11 Juli 2026. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dipadati hingga melebihi kapasitas, penyelenggara tahun ini memilih membatasi jumlah pengunjung dan lebih menitikberatkan pada kualitas pengalaman wisata.

Manager Desa Wisata Penglipuran, Wayan Sumiarsa, mengatakan festival tahun ini menargetkan kunjungan sekitar 3.000 hingga 4.000 wisatawan per hari.

“Kami targetkan 3.000 sampai 4.000 pengunjung per hari. Tahun lalu jumlahnya mencapai sekitar 5.000 orang dan sudah melebihi kapasitas yang ideal. Karena itu tahun ini kami fokus pada kualitas, bukan kuantitas,” kata Sumiarsa di Denpasar, Senin, 22 Juni 2026.

Festival tahun ini mengusung tema Harmoni Bumi Penglipuran, Menuju Pariwisata yang Inklusif, Berkelanjutan dan Generatif. Menurut Sumiarsa, tema tersebut merefleksikan upaya masyarakat desa menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan.

Ia menilai pariwisata tidak semata-mata diukur dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat lokal. Karena itu, festival dirancang untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi wisatawan untuk mengenal kehidupan masyarakat dan tradisi yang masih terjaga di Penglipuran.

WNA Inggris Kehilangan iPhone di Kuta Selatan, Polisi Selidiki Dugaan Pencurian Modus Ban Bocor

“Kami ingin wisatawan tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga belajar, berinteraksi, dan merasakan pengalaman yang berbeda. Ada sesuatu yang bisa dilihat, dipelajari, dilakukan, dan dibawa pulang dari Penglipuran,” ujarnya.

Menurut dia, peningkatan kualitas pengalaman wisata diharapkan berdampak langsung pada perekonomian warga sekaligus memperkuat pelestarian adat istiadat yang menjadi identitas desa.

Di tengah perlambatan ekonomi yang terjadi di sejumlah daerah, Penglipuran masih mencatat minat kunjungan yang cukup tinggi. Saat ini wisatawan mancanegara yang berkunjung didominasi oleh pasar Eropa dan Cina dengan kontribusi sekitar 20 persen dari total kunjungan.

Komposisi tersebut berbeda dibandingkan tahun sebelumnya yang lebih banyak didominasi wisatawan dari kawasan Asia. Sementara itu, wisatawan domestik masih menjadi pasar utama dengan porsi sekitar 80 persen.

Sumiarsa optimistis jumlah wisatawan asing akan terus meningkat seiring semakin besarnya minat terhadap wisata berbasis budaya dan lingkungan. Menurut dia, kekuatan utama Penglipuran tidak hanya terletak pada tata ruang desa yang bersih dan asri, tetapi juga pada kehidupan adat yang masih dijalankan masyarakat sehari-hari.

Air Mirip Limbah di Pantai Segara Ayu Diduga Berasal dari Buangan UMKM, Pemkot Denpasar Siapkan Pembinaan

“Yang kami tawarkan bukan sekadar pemandangan desa. Wisatawan bisa belajar tentang nilai-nilai adat, budaya, dan kehidupan masyarakat yang masih terjaga hingga sekarang. Itu yang menjadi pengalaman berbeda ketika berkunjung ke Penglipuran,” katanya.

Penglipuran Festival 2026 juga akan melibatkan generasi muda dalam berbagai aspek penyelenggaraan. Mulai dari konsep acara, pertunjukan seni, hingga aktivitas kreatif lainnya dirancang dan dijalankan oleh anak-anak muda desa.

Melalui pendekatan tersebut, penyelenggara berharap festival tidak hanya menjadi sarana promosi pariwisata, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk berperan dalam menjaga dan memperkenalkan warisan budaya Penglipuran kepada dunia. (An/CB.3)

Berita Populer

01

Resmi Diumumkan! Ini Daftar 39 Nominasi Lomba Ogoh-Ogoh Tabanan 2026 Tingkat Kecamatan.

02

Desa dan Subak Dapat 55 Persen dari Pendapatan DTW Jatiluwih, Begini Rinciannya

03

Bupati Sanjaya Pimpin Gerakan Kebersihan di Pantai Yeh Gangga Tabanan

04

Fakta Terungkap! Perumda Sanjayaning Singasana Bantah Keras Tuduhan Tunggakan Bahan Pokok oleh Pengelola SPPG

05

Lelang Kepala OPD Tabanan, Ini Daftar Nama Tiga Besarnya

Follow Us

     

Bagikan