Tabanan – Dua WNA Rusia dan seorang warga Karangasem melakukan pendakian di Gunung Batukau sempat dilaporkan tersesat. Tim SAR yang melakukan pencarian berhasil mengevakuasi dalam kondisi selamat pada Jumat (29/5) sekitar Pukul 11.00 WITA.
Dua WNA asal Rusia yang melakukan pendakian yakni, Taisiya Chernosvitova, 18 tahun, Nazar Krasnoruski, 18 tahun dan rekan mereka Mario Luca 17 tahun asal Karangasem. Mereka diketahui merupakan lulusan salah satu sekolah internasional di Denpasar.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng, Kadek Donny Indrawan, menjelaskan ketiganya memulai pendakian pada Kamis pagi (28/5) sekitar Pukul 09.00 WITA melalui jalur Pura Petali, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.
Namun saat perjalanan turun sekitar Pukul 15.00 WITA, mereka mengalami disorientasi hingga tersesat di kawasan hutan Gunung Batukaru.
“Pada malam hari salah satu pendaki sempat menghubungi keluarganya dan mengatakan bahwa mereka tersesat. Informasi itu kemudian diteruskan ke Basarnas Bali,” ujar Donny.
Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar langsung mengerahkan tujuh personel Pos SAR Buleleng dan berkoordinasi dengan tim SAR gabungan di lokasi.
Pencarian dimulai Jumat pagi sekitar Pukul 09.00 WITA dari Posko Desa Karyasari. Dua jam kemudian, tim akhirnya menemukan ketiga pendaki di koordinat 8°20’39.50″S – 115°5’2.70″E pada ketinggian sekitar 1.899 meter di atas permukaan laut (mdpl).
“Ketiganya ditemukan dalam kondisi stabil dan langsung dievakuasi turun menuju posko,” lanjutnya.
Sekitar Pukul 14.05 WITA, seluruh pendaki berhasil dievakuasi ke Posko Desa Karyasari dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. (Ar/CB.1)

