Denpasar – Si jago merah mengamuk dan membakar mess karyawan PT Sumber Nelayan di Jalan Ikan Tuna III, Dermaga Barat, Pelabuhan Benoa, Bali, pada Kamis malam, (3/9).
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar Pukul 20.30 WITA tersebut sempat mengejutkan para pekerja di kawasan pelabuhan. Seorang saksi mata, Julius Niba, 52 tahun mengungkapkan bahwa api pertama kali diketahui dari adanya teriakan karyawan yang berada di lantai dua mess, yang berlokasi tepat di belakang kantor perusahaan.
“Saat sedang memantau area dermaga, saya mendengar teriakan dari arah mess karyawan. Begitu diperiksa, ternyata api sudah membesar di lantai dua,” kata Julius.
Melihat kobaran api, Julius segera memanggil rekan-rekannya untuk menghubungi petugas kepolisian dan dinas pemadam kebakaran.
Guna menjinakkan api, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian. Delapan armada tersebut terdiri atas satu unit dari PT Pelindo dan tujuh unit dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar. Setelah upaya pemadaman intensif selama lebih dari dua jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Pukul 22.45 WITA.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini. Pihak kepolisian juga langsung melakukan serangkaian tindakan di tempat kejadian perkara (TKP).
“Petugas sudah menerima laporan, mendatangi lokasi, memanggil tim pemadam, serta mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket) dari para saksi di lapangan,” ujar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Mengenai pemicu timbulnya api serta total kerugian materiil yang dialami oleh PT Sumber Nelayan, pihak kepolisian belum memberikan rincian pasti. “Penyebab kebakaran dan total kerugian material masih dalam proses penyelidikan,” tutur Adi. (An/CB.3)

