Denpasar – Suasana dini hari di RSU Dharma Yadnya, Denpasar Timur, mendadak tegang setelah keluarga korban kecelakaan dilaporkan mengamuk di area rumah sakit, Selasa (19/5) sekitar Pukul 02.40 WITA. Beruntung, laporan cepat melalui layanan darurat 110 langsung direspons jajaran Polsek Denpasar Timur.
Personel UKL (Unit Kecil Lengkap) Polsek Dentim yang dipimpin Pawas Aiptu I Putu Suastika segera meluncur ke lokasi usai menerima laporan adanya keributan keluarga pasien di RSU Dharma Yadnya, Jalan WR Supratman, Tohpati, Kesiman Kertalangu.
Informasi di lapangan menyebutkan, keributan dipicu saat pihak rumah sakit menjelaskan prosedur administrasi penggunaan BPJS yang membutuhkan laporan kepolisian.
Keluarga korban yang sebelumnya panik karena anggota keluarganya mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Jalan Raya Ketewel, sempat terpancing emosi hingga membuat situasi memanas di area rumah sakit.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pendekatan humanis dan meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga membantu menenangkan pihak keluarga agar situasi tidak berkembang menjadi lebih besar.
Berkat respon cepat aparat kepolisian, kondisi rumah sakit akhirnya kembali aman dan kondusif. Kehadiran polisi pun mendapat apresiasi dari pihak rumah sakit maupun keluarga korban.
Kapolsek Denpasar Timur (Dentim) I Gusti Ngurah Agung Udiana menegaskan, bahwa langkah cepat personelnya merupakan bentuk pelayanan Polri dalam merespons setiap pengaduan masyarakat melalui layanan 110.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas dan menyelesaikan setiap persoalan dengan baik tanpa tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan cepat kepolisian kepada masyarakat,” ujarnya. (An/CB.3)

