Denpasar – Kasus kehilangan helm yang dialami seorang perempuan di kawasan Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar Selatan, berujung pada temuan mengejutkan. Berbekal teknologi pelacak AirTag yang terpasang di dalam helm, korban bersama polisi berhasil menemukan helm yang hilang. Namun, saat penggerebekan dilakukan, petugas justru menemukan puluhan helm lain yang tersimpan di dalam sebuah kamar kos di kawasan Monang-Maning, Denpasar Barat.
Peristiwa ini bermula ketika korban berinisial MJN, 25 tahun perempuan asal Sumatera Utara, kehilangan helmnya usai menonton konser musik pada Sabtu (6/6) malam. Saat hendak pulang dan menuju area parkir di Jalan Pantai Mertasari, Sanur Kauh, korban mendapati helm miliknya sudah tidak berada di tempat semula.
Helm tersebut diketahui bernilai sekitar Rp300 ribu dan di dalamnya terpasang perangkat pelacak AirTag merek Apple senilai Rp450 ribu. Awalnya korban mengira perangkat tersebut mengalami gangguan. Namun setelah membuka aplikasi pelacak, posisi AirTag ternyata terus bergerak menuju wilayah Denpasar Barat.
Merasa menjadi korban pencurian, MJN kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Denpasar Selatan. Bersama sejumlah anggota kepolisian, korban kemudian melakukan pelacakan menggunakan aplikasi AirTag hingga menemukan titik lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan helm tersebut.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan helm milik korban. Namun yang membuat mereka terkejut, di dalam kamar kos yang ditempati pria berinisial PJ, 43 tahun asal Madura, Jawa Timur, juga ditemukan puluhan helm berbagai jenis dan merek yang tertata rapi.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait temuan tersebut.
“Masih diselidiki lebih lanjut kasusnya, setelah Polsek Denpasar Selatan menerima laporan kehilangan dan korban memasang AirTag di helmnya,” ujar Iptu Adi Saputra Jaya.
Saat penggerebekan berlangsung, penghuni kamar kos tidak berada di lokasi. Polisi pun masih berupaya mencari keberadaan PJ guna dimintai keterangan terkait asal-usul puluhan helm yang ditemukan di dalam kamar tersebut.
Menurut Adi Saputra, untuk sementara polisi hanya mengamankan helm milik korban yang sesuai dengan laporan kehilangan. Sedangkan puluhan helm lainnya masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan.
“Sementara yang diamankan helm korban sesuai laporan, sisanya masih proses penyidikan,” jelasnya.
Temuan puluhan helm tersebut sontak menjadi perhatian warga dan ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak netizen menduga helm-helm itu merupakan hasil pencurian, namun polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum penyelidikan selesai dilakukan.
Hingga kini, Polsek Denpasar Selatan masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tindak pidana lain yang berkaitan dengan temuan puluhan helm di kamar kos tersebut. (An/CB.3)

