Bangli – Intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah Bali mengakibatkan bencana tanah longsor yang terjadi di Banjar Belong, Desa Suter, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli pada Jumat, (13/2) sekira Pukul 15.30 WITA. Laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) pada Sabtu, (14/2) Pukul 10.30 WITA oleh BPBD Kabupaten Bangli. Respon cepat dilaksanakan dengan memberangkatkan personel menuju lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar I Nyoman Sidakarya selaku SAR Mission Coordinator menjelaskan, peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa berama I Wayan Buda, 53 tahun asal Banjar Peselatan, Desa Suter, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Pada saat kejadian korban bersama dua orang rekannya beraktivitas mencari bambu di lokasi tersebut.
“Kejadiannya begitu cepat, tiba tiba Wayan Buda tertimbun material longsor, sedangkan dua orang rekannya berhasil menyelamatkan diri,” ujar Sidakarya.
Upaya pencarian dilaksanakan dengan mengerahkan berbagai upaya di antara pengerahan unit K9 dari Polda Bali, pencarian dilakukan secara manual oleh masyarakat setempat serta pengerahan satu unit excavator milik Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangli.
Dengan berbagai upaya dan medan yang sulit, pencarian Wayan Buda akhirnya membuahkan hasil. Jasadnya ditemukan pada kedalaman 2 meter pada sisi timur lokasi longsor sekitar Pukul 17.00 WITA.
“korban ditemukan dalam posisi telungkup serta kaki kanan masih terjepit batang kayu, tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi, selanjutnya dilaksanakan identifikasi dari pihak kepolisian,” jelas Sidakarya.
Ia menambahkan, dengan telah ditemukannya korban, Operasi Pencarian dan Pertolongan dinyatakan selesai dan korban langsung dibawa menuju rumah duka.
“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan peran seluruh unsur SAR yang tergabung dalam Operasi SAR,” ujarnya. (Ar/CB.1)



