Peristiwa
Beranda » Rem Blong di Jembatan Marga, Satu Pemotor Meninggal Jatuh ke Sungai

Rem Blong di Jembatan Marga, Satu Pemotor Meninggal Jatuh ke Sungai

Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 1 dan Pusdalops BPBD Kabupaten Tabanan bersama warga setempat saat melaksanakan proses evakuasi sepeda motor yang jatuh ke dasar sungai di jembatan Banjar Dinas Gelagah, Desa Payangan, Kecamatan Marga, Jumat (30/10). (ist)

Tabanan – Kecelakaan tragis akibat rem blong terjadi di jembatan Banjar Dinas Gelagah, Desa Payangan, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Jumat (30/10). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah terjatuh ke dasar sungai bersama kendaraannya.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tabanan, insiden bermula ketika sebuah sepeda motor jenis Honda Vario yang dikendarai oleh Ni Nyoman Atmika Wati, 70 tahun membonceng Ni Wayan Surini, 40 tahun keduanya merupakan warga Banjar Dinas Gelagah, Desa Payangan. Kendaraan tersebut diduga mengalami rem blong hingga menghantam pembatas jembatan.

Akibat benturan tersebut, sang pengendaranya, Ni Nyoman Atmika Wati, terjatuh ke dasar jembatan (sungai) dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, pembonceng atas nama Ni Wayan Surini terjatuh di badan jalan dan mengalami luka ringan.

Menerima laporan darurat pada Pukul 13.30 WITA dari Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL), Operator Pusdalops PB BPBD Tabanan langsung mengerahkan sarana prasarana serta personel Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 1 ke lokasi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Tabanan I Nyoman Srinadha Giri menjelaskan, tim gabungan bersama unsur kewilayahan dan masyarakat langsung bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap sepeda motor korban dari dasar sungai serta mengamankan lokasi kejadian.

Menempuh Jalur Hukum demi Melindungi Nama Baik dan Ketenangan Keluarga

“Begitu menerima laporan, TRC Regu 1 bersama Pusdalops langsung diterjunkan ke lokasi untuk melaksanakan giat evakuasi sepeda motor jenis Honda Vario yang jatuh ke dasar sungai setelah mengalami rem blong. Korban jiwa telah berhasil dievakuasi dan saat ini sudah berada di rumah duka di Banjar Gelagah, sementara korban luka ringan telah mendapatkan penanganan,” ujar I Nyoman Srinadha Giri.

Proses penanganan darurat di lapangan melibatkan unsur Pusdalops dan TRC Regu 1 BPBD Tabanan, Kepala Wilayah (Kawil) Banjar Gelagah, serta warga masyarakat setempat yang turut bergotong-royong membantu proses evakuasi. BPBD Tabanan kembali mengingatkan masyarakat untuk senantiasa mengecek kondisi kelaikan kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum melewati jalur dengan kontur jalan yang menurun atau menanjak. (Ar/CB.1)

Bagikan