Denpasar – Menjelang agenda mutasi yang lebih luas di tubuh Kejaksaan, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali mulai melakukan pergeseran pejabat internal. Tiga posisi strategis resmi diisi melalui pelantikan yang dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Dr. Chatarina Muliana, Rabu (22/4).
Pelantikan yang berlangsung di Aula Sasana Dharma Adhyaksa Kejati Bali ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-347/C/04/2026 tertanggal 13 April 2026, terkait pemberhentian dan pengangkatan pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan.
Adapun pejabat yang dilantik yakni Dicky Darmawan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng, Andi Metrawijaya sebagai Asisten Pembinaan pada Kejati Bali, serta Medie sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tabanan.
Dalam sambutannya, Kajati Bali menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat kinerja institusi, khususnya menjelang pergeseran jabatan yang lebih luas.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Saudara harus menjadi contoh dalam disiplin, dedikasi, serta menjaga nama baik institusi Kejaksaan,” tegas Chatarina.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah baru, serta meminta para pejabat segera beradaptasi dan membangun sinergi, baik secara internal maupun eksternal.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Kepala Kejati Bali, para asisten, koordinator, kepala kejaksaan negeri se-Bali, serta para kepala seksi.
Dengan pergeseran ini, Kejati Bali berharap terjadi penyegaran organisasi yang mampu mendorong percepatan penanganan perkara serta peningkatan kualitas pembinaan sumber daya manusia di masing-masing satuan kerja. (An/CB.3)

