Badung – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, kembali melayani operasional penerbangan dari dan menuju tiga bandara utama di Pulau Jawa, yakni Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Husein Sastranegara Bandung, mulai Selasa, (8/9).
Pengoperasian kembali rute-rute tersebut menyusul diterbitkannya tiga dokumen Notice to Airmen (NOTAM) oleh AirNav Indonesia yang menyatakan ruang udara di ketiga wilayah itu sudah aman untuk penerbangan. Ketiga bandara tersebut resmi dibuka kembali secara bertahap sejak Selasa dini hari.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan maskapai dan pengelola ground handling untuk memastikan kesiapan armada serta jadwal penerbangan.
“Operasional penerbangan di Bandara Ngurah Rai untuk rute Tangerang, Jakarta, dan Bandung kembali beroperasi normal,” ujar Nugroho melalui keterangan tertulis.
Nugroho menjelaskan, dari delapan maskapai yang melayani rute ini, mayoritas telah beroperasi secara normal. Maskapai tersebut antara lain Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Batik Air, NAM Air, Indonesia AirAsia, dan Pelita Air.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Garuda Indonesia mengganti armada pada beberapa penerbangan rute Soekarno-Hatta dari pesawat berbadan sempit (narrow body) menjadi pesawat berbadan lebar (wide body). Namun, maskapai TransNusa membatalkan empat penerbangannya pada hari yang sama.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk memastikan status dan jadwal keberangkatan ke masing-masing maskapai sebelum menuju ke bandara. Informasi terkait kebandarudaraan juga dapat diakses melalui layanan Contact Center InJourney Airports di nomor 172. (Ar/CB.1)

