Tabanan – Wisatawan mancanegara maupun domestik menyambut antusias gelaran Parade Gebogan dan Baleganjur dalam rangkaian Festival Danau Beratan di Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Bedugul, Tabanan, Bali.
Tak hanya menonton, para pelancong bahkan diajak terlibat langsung merangkai hingga menjunjung gebogan atau sesajen buah dan bunga yang disusun menjulang.
Humas DTW Ulun Danu Beratan Made Sukarata mengatakan, keterlibatan langsung wisatawan dalam atraksi budaya ini menjadi daya tarik utama yang membedakan festival tahun ini.
“Respon dari travel agent dan wisatawan sangat bagus. Mereka tidak hanya melihat pertunjukan, tetapi dilibatkan langsung merangkai empat buah gebogan hingga belajar menjunjungnya. Banyak biro perjalanan yang sengaja menelpon kami untuk menyesuaikan jadwal kedatangan dengan parade ini,” kata Sukarata pada Jumat (7/8).
Festival yang berlangsung sejak 21 Juni hingga 9 Agustus 2026 ini menghadirkan seniman dari 20 desa adat yang tergabung dalam Gebog Pesatak Pura Ulun Danu Beratan. Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, festival ini sukses menyedot perhatian wisatawan mancanegara asal Eropa, India, dan Cina, serta wisatawan domestik yang didominasi asal Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Tingginya antusiasme pengunjung ini berdampak langsung pada lonjakan angka kunjungan harian di objek wisata ikonik Danau Beratan tersebut.
“Sebelum ada parade gebogan, kunjungan rata-rata sekitar 1.000 orang per hari. Saat ini meningkat menjadi 1.500 pengunjung per hari, dengan sekitar 600 di antaranya adalah wisatawan domestik,” ujar Sukarata. (Ar/CB.1)




