Badung – Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar menyelidiki dugaan pencurian telepon genggam milik seorang warga negara Inggris di kawasan Jalan Raya Ungasan, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Kasus tersebut menjadi perhatian setelah rekaman video yang memperlihatkan dugaan aksi pencurian dengan modus ban bocor beredar luas di media sosial.
Korban diketahui berinisial GSON, 42 tahun. Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Minggu, 21 Juni 2026, sekitar Pukul 11.00 WITA di sekitar Restaurant Tarabelle, Jalan Raya Ungasan.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian tersebut dan saat ini masih melakukan penyelidikan.
“Kasus dugaan pencurian tersebut sedang ditangani oleh Satreskrim Polresta Denpasar. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan keterangan saksi maupun bukti-bukti yang ada,” kata Adi Saputra Jaya.
Berdasarkan keterangan awal yang diterima polisi, kejadian bermula saat korban bersama pacarnya melintas menggunakan mobil di Jalan Raya Ungasan. Di tengah perjalanan, korban dihentikan oleh seorang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah.
Pria tersebut memberi tahu korban bahwa ban belakang mobil yang dikendarainya diduga mengalami kebocoran. Korban kemudian menghentikan kendaraan dan turun untuk memeriksa kondisi ban.
Saat perhatian korban terfokus pada pemeriksaan kendaraan, pelaku diduga memanfaatkan situasi tersebut untuk membuka pintu depan mobil. Dari dalam kendaraan, pelaku diduga mengambil sebuah telepon seluler iPhone berwarna biru navy yang berada di jok sebelah kanan.
Setelah berhasil membawa ponsel tersebut, pelaku langsung meninggalkan lokasi. Korban baru menyadari kehilangan barang miliknya beberapa saat kemudian.
Menurut Adi Saputra Jaya, penyidik saat ini tengah menelusuri identitas pelaku, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan, agar tetap waspada terhadap berbagai modus kejahatan jalanan. Apabila mengalami atau melihat kejadian serupa, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Polisi belum dapat memastikan nilai kerugian yang dialami korban maupun identitas pelaku. Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap pelaku dan memastikan kronologi kejadian secara lengkap. (An/CB.3)

