Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menambah fasilitas pelayanan kesehatan dengan meresmikan Gedung Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Tabanan. Gedung baru yang diresmikan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya pada Jumat (19/6), menjadi sorotan karena memiliki tiga lantai dan kapasitas penyimpanan jenazah yang mencapai 56 orang.
Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran pimpinan perangkat daerah, Direktur RSUD Tabanan dan RSUD Singasana, serta sejumlah undangan lainnya.
Pembangunan gedung yang berlangsung sejak Juli hingga Desember 2025 ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Tabanan dalam melengkapi sarana dan prasarana kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sebelum difungsikan, gedung tersebut telah melalui prosesi pemelaspasan pada 25 Mei 2026.
Gedung Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Tabanan terdiri atas tiga lantai. Lantai pertama difungsikan sebagai ruang jenazah, lantai kedua digunakan sebagai ruang diskusi dan ruang Kepala Bedah Forensik, sedangkan lantai ketiga dimanfaatkan sebagai ruang Instalasi Prasarana Rumah Sakit (IPSRS).
Dengan kapasitas maksimal hingga 56 jenazah, fasilitas ini dinilai mampu menunjang pelayanan rumah sakit secara lebih optimal, khususnya dalam penanganan jenazah yang profesional, aman, dan bermartabat.
Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang paripurna tidak hanya diberikan kepada pasien yang sedang menjalani perawatan, tetapi juga mencakup pelayanan pada proses akhir kehidupan.
“Pelayanan rumah sakit tidak hanya diberikan kepada pasien yang menjalani perawatan, tetapi juga kepada keluarga dan masyarakat dalam proses layanan akhir kehidupan yang layak, aman, dan penuh penghormatan,” ujar Bupati Sanjaya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan rumah sakit. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama seluruh jajaran rumah sakit.
“Rumah sakit sebagai layanan publik harus terus ditingkatkan. Harapan saya, pelayanan publik dijadikan sesuatu yang nomor satu,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Tabanan dr. I Gede Sudiarta mengatakan, pembangunan gedung tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan yang menyeluruh.
Menurutnya, keberadaan Gedung Instalasi Pemulasaran Jenazah akan mendukung pelayanan rumah sakit agar semakin optimal, sekaligus memberikan pelayanan yang lebih profesional kepada masyarakat.
“Kami berharap layanan pemulasaran jenazah di RSUD Tabanan dapat berlangsung lebih optimal,” kata dr. Sudiarta. (Ar/CB.1)

