Peristiwa
Beranda » Kandang Ayam di Blahkiuh Terbakar, 18 Ribu Bibit Ayam Hangus

Kandang Ayam di Blahkiuh Terbakar, 18 Ribu Bibit Ayam Hangus

Kondisi kandang ayam yang terbaka di di Banjar Pikah, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal. (ist)

Badung – Sebuah kandang ayam milik warga di Banjar Pikah, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal dilalap api pada Selasa (13/1) dini hari. Kebakaran yang terjadi sekitar Pukul 03.00 WITA tersebut mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Kandang ayam tersebut diketahui milik I Ketut Miasa, 42 tahun. Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh karyawan kandang, I Wayan Tri Agus Anggarta, yang saat itu sedang tidur di mes yang berada tepat di depan kandang ayam.

“Saksi terbangun setelah mendengar suara seperti pecahan bambu. Saat keluar kamar, ia melihat kobaran api sudah membesar di kandang ayam,” jelas Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung, I Wayan Wirya.

Melihat kejadian tersebut, saksi sempat menghubungi pemilik kandang melalui telepon, namun tidak mendapat respons. Saksi kemudian bergegas mendatangi rumah pemilik kandang untuk memberitahukan bahwa kandang ayam terbakar.

Mendapat laporan tersebut, pemilik kandang langsung menuju lokasi kejadian dan meminta istrinya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung.

Aksi Curanmor di Denpasar Timur Terungkap, Pelaku Kabur ke Gilimanuk

Sekitar Pukul 03.30 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Abiansemal tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar Pukul 04.40 WITA.

Akibat kebakaran tersebut, sekitar 18.000 ekor bibit ayam broiler ikut terbakar. Selain itu, bangunan kandang ayam sepanjang kurang lebih 30 meter dengan tiga lantai mengalami kerusakan parah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dalam penanganan kejadian, selain petugas pemadam kebakaran, aparat kepolisian dari Polsek Abiansemal, Bhabinkamtibmas Desa Blahkiuh, pihak kecamatan, serta BPBD Kabupaten Badung turut turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan asesmen. BPBD juga berkoordinasi dengan petugas Damkar untuk melakukan pendinginan ulang karena masih terdapat hawa panas dan asap di lokasi kejadian.

“Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik,” tambah I Wayan Wirya.

Pihak korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum terkait peristiwa kebakaran itu. (An/CB.3)

Modus Tempel Terbongkar, 7 Pengedar Narkoba Diciduk di Denpasar

Bagikan