Badung – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, sejak Minggu malam, (1/11) memicu bencana tanah longsor yang menimbun sebuah tempat menginap di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat. Dua orang pengunjung dilaporkan tertimbun material longsoran tebing dalam musibah tersebut.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian pada Senin, (2/11) Pukul 06.10 WITA dari Kadek Suardika. Berdasarkan keterangan awal, pihak pengelola glamping mencurigai dua orang pengunjung masih berada di dalam bangunan saat material tebing mendadak longsor dan menimpa fasilitas tempat menginap tersebut.
Dari dua korban yang diperkirakan tertimbun, baru satu identitas yang berhasil terkonfirmasi, yakni Bangkit Mubarok, 30 tahun seorang warga negara Indonesia (WNI) laki-laki. Sementara identitas satu korban lainnya masih dalam pendataan petugas di lapangan.
Upaya pencarian awal sempat dilakukan secara swadaya oleh pengelola glamping bersama BPBD Kabupaten Badung, pihak Kecamatan Petang, dan Polsek Petang. Namun, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara akibat kendala cuaca berupa hujan lebat yang terus mengguyur serta kondisi akses medan menuju lokasi yang sangat curam dan membahayakan keselamatan. Pihak pengelola kemudian langsung meminta bantuan perbantuan SAR ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya membenarkan adanya musibah tanah longsor tersebut dan menegaskan bahwa tim penyelamat telah diterjunkan ke lokasi kejadian.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan satu tim rescue dengan kekuatan sembilan personel menuju lokasi kejadian,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya, Senin, (2/11).
Ia menambahkan bahwa tim SAR akan mengoptimalkan upaya pencarian dan pertolongan terhadap kedua korban yang tertimbun material tanah longsor dengan tetap memperhitungkan dinamika cuaca serta faktor keselamatan personel di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan operasi SAR di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat masih berlangsung. (Ar/CB.1)

