Gaya Hidup
Beranda » Bawa Metafora Racun Masa Lalu, Zat Kimia Buka Jalan Menuju Album Kedua Lewat Single “Karsinoma”

Bawa Metafora Racun Masa Lalu, Zat Kimia Buka Jalan Menuju Album Kedua Lewat Single “Karsinoma”

Personel band alternative rock Zat Kimia saat menjalani sesi pemotretan jelang peluncuran materi musik terbaru di Denpasar, Bali. (ist)

Denpasar – Band alternative rock asal Bali, Zat Kimia, resmi menandai fase baru perjalanan bermusik mereka dengan meluncurkan single terbaru bertajuk “Karsinoma” pada Jumat, 2 Oktober 2026. Karya yang dirilis secara independen di berbagai platform musik digital ini menjadi materi perdana sekaligus pembuka jalan menuju album studio kedua mereka setelah menjalani proses penggarapan selama dua tahun.

Mengambil istilah medis untuk penyakit kanker, “Karsinoma” dihadirkan sebagai metafora atas luka lama, dendam, dan ingatan pahit yang tak kunjung usai. Lirik lagu ini menggambarkan bahaya dari memendam “sisa bisa masa lalu” yang jika dibiarkan akan menggerogoti jiwa, sebelum akhirnya mencapai titik balik melalui afirmasi untuk mengambil alih kendali dan melepaskan beban emosional tersebut.

Vokalis sekaligus gitaris Zat Kimia, Ian Joshua Stevenson, mengungkapkan bahwa lagu ini merepresentasikan kerangka emosional yang menjadi benang merah album kedua mereka.

“Secara umum lagu ini tentang racun masa lalu, dendam, sakit hati, atau apa pun yang terus kita pendam. Kalau dibiarkan, hal-hal itu bisa tumbuh dan menggerogoti diri. Itu sebenarnya inti dari lagu ini,” ujar Ian.

Secara musikalitas, “Karsinoma” tetap mempertahankan karakter alternative rock khas Zat Kimia dengan balutan pengaruh musik rock era 1990-an. Seluruh proses perekaman dilakukan secara mandiri di home studio milik Ian. Pendekatan independen ini melanjutkan tradisi pengerjaan karya mereka sejak debut album “Candu Baru” (2017) yang sempat menembus nominasi Album Rock Terbaik Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2018.

Dugaan Korupsi Aset Pemprov Bali Rp100 Miliar, Kejati Bali Tetapkan Tersangka

Grup yang dihuni oleh Ian Joshua Stevenson (vokal/gitar), Made Edy (bass), Bramestyo (gitar), dan Deny Surya (drum) ini sebelumnya sempat vakum sejak 2019 sebelum akhirnya kembali menggebrak lewat single “Mata Hari” pada September 2024.

Peluncuran “Karsinoma” kini menjadi penanda makin dekatnya perilisan album kedua mereka yang mengusung eksplorasi sembilan keadaan emosional manusia. (Ar/CB.1)

Bagikan