Denpasar – Suasana dini hari di kawasan Jalan Hang Tuah, Sanur, mendadak ricuh. Dua kelompok pemuda terlibat aksi kejar-kejaran hingga berujung tabrakan dan perkelahian di tengah jalan, Sabtu (2/5) sekitar Pukul 01.02 WITA.
Insiden yang sempat membuat warga panik ini awalnya dikira sebagai aksi pembegalan. Namun fakta sebenarnya justru berbeda.
Keributan dipicu dari pertemuan dua kelompok pemuda asal Alor dan Kupang di kawasan Pantai Sanur. Cekcok yang terjadi saat itu berujung pada aksi pemukulan terhadap salah satu pemuda. Tidak terima, kelompok dari Alor melakukan pengejaran.
Ketegangan memuncak di Jalan Hang Tuah. Salah satu pemuda nekat menabrakkan sepeda motornya ke arah kelompok lawan, memicu keributan terbuka di jalan raya.
Warga yang melihat kejadian itu langsung berdatangan dan berupaya melerai. Situasi pun segera dilaporkan ke Call Center 110.
Tak butuh waktu lama, personel Polsek Denpasar Selatan yang dipimpin Perwira Pengawas langsung turun ke lokasi dan mengamankan seluruh pihak yang terlibat.
Kapolsek Denpasar Selatan AKP Agus Adi Apriyoga menegaskan, kejadian tersebut bukanlah aksi kriminal begal seperti yang sempat beredar.
“Ini murni kesalahpahaman antar kelompok pemuda yang berujung keributan. Tidak ada unsur pembegalan,” tegasnya.
Permasalahan tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak sepakat berdamai dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.
Polisi pun mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya, serta segera melapor jika menemukan kejadian mencurigakan. (An/CB.3)

