Denpasar – Keributan yang melibatkan belasan pemuda pecah di kawasan Jalan Tunjung Biru, lingkungan Taruna Bineka, Desa Pemogan, Denpasar Selatan, Minggu (26/4) dini hari. Insiden yang viral di media sosial ini dipicu pesta minuman keras dan berujung pada aksi perusakan kendaraan milik warga.
Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan hingga kini masih melakukan penyelidikan mendalam. Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengungkapkan bahwa keributan bermula dari perselisihan antar penghuni kos yang tengah menggelar pesta miras.
“Awalnya hanya adu mulut antar beberapa orang, namun situasi memanas hingga berujung pada aksi kekerasan,” jelasnya.
Ketegangan dipicu oleh insiden pecahnya gelas di dalam kamar kos yang memancing emosi salah satu pihak. Adu mulut pun tak terhindarkan hingga berubah menjadi aksi pemukulan. Salah satu kelompok sempat meninggalkan lokasi, namun sekitar satu jam kemudian kembali dengan membawa sejumlah rekan untuk melakukan balasan.
Kedatangan mereka memicu bentrokan terbuka di depan area kos. Aksi saling lempar batu pun terjadi, membuat situasi semakin tak terkendali.
Polisi yang menerima laporan langsung turun ke lokasi dan mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial GAS asal NTT. Sementara itu, sejumlah pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
“Masih kami dalami peran masing-masing, termasuk dugaan adanya pelaku yang membawa senjata tajam,” tegasnya.
Akibat kejadian tersebut, satu unit mobil Toyota Innova DK 1302 ADF milik warga bernama Chevy Agung Martadewa mengalami kerusakan pada bagian kaca belakang akibat lemparan batu.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras secara berlebihan serta segera melapor apabila mengetahui adanya tindak kriminal, guna mencegah konflik sosial yang lebih luas. (An/CB.3)

