Badung – Suasana tak biasa terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai saat sosok raksasa Kala Rau “menghantui” area terminal pada Senin (16/03) sore. Bersama Dewi Ratih, Ogoh-Ogoh tersebut diarak keliling bandara dalam parade spektakuler menyambut Hari Raya Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1948.
Aksi ini merupakan bagian dari thematic event yang dihadirkan PT Angkasa Pura Indonesia, dengan mengusung tema Kala Rau. Parade dimulai dari area keberangkatan domestik, menyusuri hingga kedatangan internasional, lengkap dengan iringan baleganjur dan pertunjukan sendratari yang bikin penumpang domestik maupun mancanegara terpana.
Tak sekadar hiburan, kisah Kala Rau yang “memakan bulan” dan kehadiran Dewi Ratih membawa pesan mendalam tentang keseimbangan antara kekuatan baik dan buruk. Kolaborasi apik antara manajemen bandara, Suka Duka Umat Hindu Angkasa Pura, dan Sanggar Krisna Batubulan sukses menghadirkan nuansa budaya Bali yang kental di tengah hiruk-pikuk bandara.

Parade Ogoh-Ogoh di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sukses memukau penumpang jelang Hari Raya Nyepi, menghadirkan nuansa budaya Bali sejak langkah pertama tiba di Pulau Dewata. (ist)
General Manager bandara, Nugroho Jati menegaskan, bandara bukan sekadar tempat transit, tapi juga wajah pertama Bali di mata dunia. “Kami ingin menghadirkan pengalaman berkesan bagi penumpang, sekaligus memperkenalkan budaya Bali sejak pertama kali mereka tiba,” ujarnya.
Antusiasme pun datang dari penumpang. Evelyn, wisatawan asal Jakarta, mengaku tak menyangka disambut parade Ogoh-Ogoh setibanya di Bali. “Seru banget. Ini pengalaman unik, semoga terus ada,” ungkapnya.

Parade Ogoh-Ogoh di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sukses memukau penumpang jelang Hari Raya Nyepi, menghadirkan nuansa budaya Bali sejak langkah pertama tiba di Pulau Dewata. (ist)
Lewat parade ini, Bandara Ngurah Rai tak hanya menyuguhkan tontonan, tapi juga memperkuat identitas Bali sebagai destinasi budaya dunia bahkan sejak langkah pertama wisatawan menginjakkan kaki di Pulau Dewata. (Ar/CB.1)

