Badung – Seorang mahasiswa berinisial Made KA, 21 tahun ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, pada Jumat (2/1) pagi. Korban diduga meninggal dunia setelah melompat dari jembatan setinggi 60 meter tersebut.
PS Kasubsi Penmas Si Humas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan, penemuan korban bermula dari laporan masyarakat mengenai sepeda motor Yamaha Lexy bernomor polisi DK 2115 AEX yang terparkir di atas jembatan sejak pukul 06.00 WITA dengan kondisi kunci masih tercantol.
“Petugas kepolisian kemudian melakukan pengecekan dan menemukan helm, tas, serta sepasang sandal milik korban di atas pagar jembatan,” kata Aiptu Ayu Inastuti.
Berdasarkan pengecekan ponsel, diketahui korban sempat mengirimkan pesan WhatsApp kepada orang tuanya pada Pukul 03.00 WITA. Pesan tersebut berisi permintaan maaf atas kesalahannya serta mengirimkan titik lokasi keberadaan korban.
Tim gabungan dari Polsek Petang, Identifikasi Polres Badung, SAR Brimob, dan Puskesmas II Petang melakukan pencarian ke dasar jurang. Jasad korban ditemukan pada Pukul 07.51 WITA di sebelah selatan bawah jembatan.
Hasil olah TKP dan identifikasi medis menunjukkan korban mengalami luka berat di bagian kepala belakang, luka lecet di badan, serta pendarahan pada hidung dan telinga. Polisi menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban selain luka akibat benturan jatuh dari ketinggian.
“Motif kejadian diduga karena adanya permasalahan keluarga, berdasarkan isi pesan terakhir korban kepada orang tuanya,” tambah Aiptu Ayu Inastuti.
Proses evakuasi jenazah selesai dilakukan pada Pukul 10.15 WITA. Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RS Mangusada Kapal menggunakan ambulans PMI Badung untuk proses lebih lanjut. Sejumlah barang bukti berupa sepeda motor, ponsel, dompet, dan identitas korban telah diamankan oleh Polsek Petang. (An/CB.3)



