Peristiwa
Beranda » Nyepi dan Lebaran Berdekatan, Denpasar Siaga 13 Hari

Nyepi dan Lebaran Berdekatan, Denpasar Siaga 13 Hari

Rakor lintas sektoral Operasi Ketupat Agung 2026. (ist)

Denpasar – Menjelang dua perayaan besar keagamaan yang waktunya berdekatan, jajaran Polresta Denpasar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Agung 2026 pada Senin (9/3) di Gedung Pesat Gatra Lantai III Mapolresta Denpasar.

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang dan dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, perwakilan Tentara Nasional Indonesia, Majelis Desa Adat, serta unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Rapat ini digelar untuk memantapkan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah yang tahun ini berlangsung dalam waktu yang berdekatan.

Kapolresta Denpasar menjelaskan, rakor lintas sektoral merupakan agenda rutin setiap tahun untuk memperkuat koordinasi antarinstansi sekaligus mengevaluasi pengamanan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta menjamin keamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, Hari Raya Idul Fitri, dan rangkaian kegiatan Hari Raya Nyepi, Polri bersinergi dengan TNI serta instansi terkait,” jelasnya.

Depot Betty Kembangkan Bisnis Keluarga ke Jaringan Kuliner, Bertahan Sejak 25 Tahun

Ia menambahkan, pengamanan akan dilakukan melalui operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Agung 2026 yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Dalam rakor tersebut, Kabag Ops Polresta Denpasar juga memaparkan sejumlah data penting terkait kondisi keamanan wilayah, mulai dari tren gangguan kamtibmas, perkembangan kriminalitas, hingga kasus-kasus menonjol serta angka kecelakaan lalu lintas yang menjadi bahan evaluasi untuk langkah antisipasi ke depan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas inisiasi pelaksanaan rapat koordinasi lintas sektoral tersebut.

Ia menekankan pentingnya mengantisipasi potensi kerawanan, khususnya saat malam pengerupukan menjelang Hari Raya Nyepi agar kejadian yang pernah terjadi beberapa tahun lalu tidak kembali terulang.

Selain itu, dalam rapat juga dibahas penyesuaian jadwal pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada 20 Maret 2026, dengan rencana pelaksanaan dimulai Pukul 08.00 WITA guna menyesuaikan dengan rangkaian Hari Raya Nyepi.

Diduga Mabuk, Pemuda Terpeleset Saat Buang Air Kecil di Bendungan dan Ditemukan Tewas

Perwakilan Majelis Desa Adat Kota Denpasar turut menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif mengingat dua hari raya besar ini berlangsung hampir bersamaan. Masyarakat pun diharapkan saling menghormati dan menjaga toleransi.

Menutup rakor, Kapolresta Denpasar mengingatkan seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi serta tidak mudah terpancing oleh berbagai isu di media sosial.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, serta menyebarkan konten-konten positif menjelang perayaan Nyepi dan Idul Fitri di Kota Denpasar,” tegasnya. (An/CB.3)

Berita Populer

01

Resmi Diumumkan! Ini Daftar 39 Nominasi Lomba Ogoh-Ogoh Tabanan 2026 Tingkat Kecamatan.

02

Desa dan Subak Dapat 55 Persen dari Pendapatan DTW Jatiluwih, Begini Rinciannya

03

Bupati Sanjaya Pimpin Gerakan Kebersihan di Pantai Yeh Gangga Tabanan

04

Fakta Terungkap! Perumda Sanjayaning Singasana Bantah Keras Tuduhan Tunggakan Bahan Pokok oleh Pengelola SPPG

05

Rai Wahyuni Sanjaya Kukuhkan Bank Sampah Krama Istri “Gangga Ayu”, Desa Adat Yeh Gangga

Follow Us

     

Bagikan