Badung – Sesosok mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di perairan Pantai Kuta, tepatnya di depan Hotel Wyndham Garden, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Selasa (2/12) sekitar Pukul 13.15 WITA. Korban diduga kuat merupakan korban laka laut.
Penemuan jenazah pertama kali dilaporkan oleh dua petugas Balawista, I Made Mardika dan I Made Mardiasa yang saat itu bertugas jaga siang di Pos Pantau Balawista Pantai Kuta. Sekitar Pukul 13.00 WITA, keduanya melihat benda mencurigakan di tengah ombak yang awalnya disangka sampah kayu. Pada saat bersamaan, seorang wisatawan asing yang sedang berselancar melambaikan tangan seperti meminta pertolongan.
Menyadari adanya indikasi bahaya, kedua saksi langsung mengambil papan penyelamat (rescue board) dan berenang ke arah lokasi.
Setibanya di tengah laut, mereka menemukan sesosok tubuh yang telah mengapung. Jenazah kemudian diangkat ke atas papan penyelamat dan dibawa ke tepi pantai. Setibanya di daratan, petugas segera menghubungi ambulans Balawista Badung. Sekitar sepuluh menit kemudian, ambulans tiba dan mengevakuasi jenazah ke RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. “Kami telah melakukan pemeriksaan awal di lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan Unit Identifikasi Polresta Denpasar untuk mengetahui identitas korban,” ujarnya.
Ia menjelaskan, polisi juga telah melakukan permohonan visum et repertum, pendalaman terhadap ciri-ciri khusus korban, serta penyisiran di sekitar lokasi guna menemukan petunjuk tambahan.
“Tim juga berupaya melakukan identifikasi melalui sidik jari dan memberikan informasi kepada kelompok nelayan guna membantu menemukan identitas korban maupun keluarganya,” tambahnya.
Adapun ciri-ciri korban saat ditemukan yaitu berjenis kelamin perempuan, mengenakan gaun hitam tanpa lengan setinggi paha dan celana pendek hitam. Korban juga memakai anting oval berwarna putih di kedua telinga serta kalung berwarna putih dengan liontin berbentuk hati.
Hingga kini, jenazah masih dititipkan di ruang jenazah RSUP Prof. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa agar segera menghubungi Polresta Denpasar. (An/CB.3)



