Tabanan – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menginstruksikan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan untuk segera menuntaskan persoalan kekosongan jabatan kepala sekolah yang masih terjadi di puluhan satuan pendidikan. Instruksi ini ditegaskan sebagai upaya menjaga stabilitas kepemimpinan serta memastikan mutu layanan pendidikan tetap optimal.
“Kami sudah instruksikan sejak lama. Karena ada pelaksanaan Pemilu serentak sehingga terhambat,” ujar Bupati Sanjaya Rabu, (9/4).
Ia menyebutkan, Kepala sekolah adalah ujung tombak dalam manajemen sekolah. Sehingga tidak boleh ada kekosongan terlalu lama. “Saya minta Dinas Pendidikan segera mengambil langkah cepat,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama, menyatakan pihaknya telah melakukan proses pengisian terkait dengan kepala sekolah mulai dari TK, SD hingga SMP.
“Pengisian posisi kepala sekolah di Tabanan sedang berlangsung. Sempat tertunda karena Pemilu dengan adanya Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Gusti Ngurah Darma Utama. (ist)
Ngurah Darma Utama menerangkan, SKB tesebut disepakati oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dan Menteri Dalam Negeri. “Isi SKB-nya agar tidak melakukan mutasi kepala sekolah dan pengawas selama Pemilu,” ujarnya.
Ia melanjutkan, proses pengisian kepala sekolah akan berlangsung sekitar sebulan ke depan. Selain itu, regulasi proses pengisian kepala sekolah mengalami perubahan. Sebelumnya hanya dilakukan panitia internal. Sementara sekarang harus melalui Kementerian Dikdasmen. “Pendaftaran dan seleksi sudah berjalan,” ujarnya.
Saat ini masih berjalan proses pengajuan nama-nama yang mendaftar ke Kementerian Dikdasmen. Nantinya akan keluar persetujuan. Setelah itu, diajukan ke pejabat pembina kepegawaian.
“Dalam hal ini bupati, melalui BKSDM. Selanjutnya diajukan oleh panitia seleksi. Setelah proses itu berjalan, akan ditetapkan dengan mengeluarkan SK,” ujarnya.
Sebelumnya, jumlah pendaftar kepala sekolah di Tabanan untuk tingkat TK sebanyak empat orang. Untuk SD sebanyak 65 orang dan SMP sebanyak 49 orang. Sementara Jumlah TK di Tabanan sebanyak 11 sekolah, SD sebanyak 285 sekolah dan SMP sebanyak 38 sekolah.
“Jumlah kekosongan kepala sekolah di Tabanan juga tidak sebanyak jumlah sekolah dan saya yakin tidak akan berdampak dengan pelaksanaan porses pembelajaran,” ujarnya. (Ar/CB.1)