Peristiwa
Beranda » Gubernur Koster Minta Maaf Jalur Menuju Gilimanuk Macet Parah, Ini Penjelasannya

Gubernur Koster Minta Maaf Jalur Menuju Gilimanuk Macet Parah, Ini Penjelasannya

Gubernur Bali, Wayan Koster pada momen kegiatan resmi. (ist)

Denpasar – Kemacetan parah di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk saat arus mudik Idul Fitri yang beririsan dengan Hari Raya Nyepi menjadi sorotan publik. Gubernur Bali, Wayan Koster, akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi, Koster menegaskan Pemerintah Provinsi Bali sebenarnya telah melakukan berbagai langkah antisipasi sejak awal sebelum puncak arus mudik terjadi.

Upaya itu dilakukan melalui rapat koordinasi bersama jajaran Polda Bali, Kodam IX/Udayana, Dinas Perhubungan, serta unsur Forkopimda lainnya.

Dari hasil koordinasi tersebut, Polda Bali membentuk sejumlah posko pengaturan lalu lintas di sepanjang jalur Gilimanuk–Mengwi. Sementara itu, penambahan armada penyeberangan juga dilakukan oleh ASDP Indonesia Ferry di bawah Kementerian Perhubungan Republik Indonesia guna mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang.

“Atas kemacetan panjang akibat antrean penyeberangan Gilimanuk–Ketapang, saya sebagai Gubernur Bali memohon maaf,” ujar Koster.

Dishub Denpasar Siapkan 31 Personel dan Rekayasa Lalin Jelang Pawai Ogoh-Ogoh

Ia juga mengapresiasi berbagai kritik dan saran dari masyarakat yang menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk penanganan ke depan agar lebih optimal.

Diketahui, kepadatan kendaraan terjadi karena tingginya volume arus mudik menjelang Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada 19 Maret 2026, yang waktunya sangat berdekatan dengan Idul Fitri 1447 Hijriah pada 21-22 Maret 2026. Kondisi ini menyebabkan penumpukan kendaraan terpusat di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk. (An/CB.3)

Berita Populer

01

Desa dan Subak Dapat 55 Persen dari Pendapatan DTW Jatiluwih, Begini Rinciannya

02

Bupati Sanjaya Pimpin Gerakan Kebersihan di Pantai Yeh Gangga Tabanan

03

Rai Wahyuni Sanjaya Kukuhkan Bank Sampah Krama Istri “Gangga Ayu”, Desa Adat Yeh Gangga

04

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya melaksanakan Sosialisasi Kulkul PKK dan Posyandu serta Kunjungi Tempat Pengolahan Sampah Plastik “Bali Harmoni” di Denbantas

05

Seorang Mahasiswa Ditemukan Meninggal di Bawah Jembatan Tukad Bangkung Badung, Diduga Bunuh Diri

Follow Us

     

Bagikan