Buleleng – Duka masih menyelimuti peristiwa banjir bandang yang menerjang Dusun Santal dan Ambengan, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian, Sabtu (7/3).
Korban yang ditemukan adalah Komang Suci, 44 tahun. Jasadnya ditemukan tertimbun material sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal ia terseret arus banjir bandang yang menghantam kawasan tersebut.
Sebelumnya, pada Jumat (6/3) malam, tim SAR juga telah menemukan korban pertama atas nama Dewa Ketut Adi Suarjana, 55 tahun, warga Dusun Santal, dalam keadaan meninggal dunia.
Proses pencarian pada hari kedua dimulai sejak pukul 07.30 WITA dengan melibatkan personel dari berbagai instansi, relawan, hingga masyarakat setempat. Tim SAR gabungan dibagi dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) yang melakukan penyisiran di sepanjang sungai, area perairan, bibir pantai, serta tumpukan batang pohon dan material yang terbawa arus deras banjir.
Tim SRU laut mulai bergerak sekitar pukul 08.00 WITA dengan mengerahkan rubber boat dari Pos SAR Buleleng dan unit Polair untuk menyisir area laut sesuai dengan zona pencarian. Sementara itu, SRU darat melakukan penyisiran di sepanjang Pantai Banjar hingga Pantai Kalianget ke arah timur dan barat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, yang turun langsung ke lokasi menjelaskan bahwa proses pencarian menghadapi kendala cukup berat.
“Korban kedua ditemukan pada pukul 13.56 WITA dan berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada pukul 14.18 WITA,” jelasnya.
Menurutnya, medan pencarian dipenuhi lumpur tebal serta material besar seperti batang pohon yang terbawa banjir, sehingga menyulitkan proses penyisiran. Pihaknya juga mengupayakan penurunan alat berat untuk membantu membuka timbunan material.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Komang Suci langsung dibawa menuju RS Pratama Buleleng menggunakan ambulans PMI Buleleng.
Hingga pukul 18.00 WITA, operasi SAR dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada Minggu pagi. Saat ini masih terdapat dua korban yang belum ditemukan, yakni Putu Wini, 17 tahun dan Kadek Wahyu, 12 tahun. (Ar/CB.1)



