Kuliner
Beranda » Bukan Ceo  Wanita yang Menyamar, Ini Sosok Giovani Hokini: Mahasiswi Ciputra Asal Bali yang Siap Menaklukkan Bisnis Kuliner

Bukan Ceo  Wanita yang Menyamar, Ini Sosok Giovani Hokini: Mahasiswi Ciputra Asal Bali yang Siap Menaklukkan Bisnis Kuliner

Giovani Augustine Hokini. (Instagram)

Denpasar – Sekilas penampilan rapi dan percaya diri Giovani Augustine Hokini mungkin membuat orang mengira ia adalah seorang CEO muda. Namun, di balik itu, Giovani yang lahir pada 31 Agustus 2003 masih berstatus mahasiswi semester VIII jurusan Culinary Business Universitas Ciputra yang sedang menyiapkan langkah besarnya di dunia bisnis.

Perempuan asal Denpasar ini merupakan anak bungsu dari tiga bersaudari yang semuanya perempuan. Ia dibesarkan dalam keluarga yang memiliki bisnis di bidang perdagangan retail art and craft serta barang antik untuk ekspor ke luar negeri.

Lingkungan keluarga yang sarat dengan aktivitas usaha tersebut secara alami menumbuhkan jiwa bisnis dalam diri Giovani sejak kecil.

Meski berasal dari keluarga pebisnis, pilihan jalur Giovani berbeda dari kedua kakaknya. Kakak pertama melanjutkan usaha orang tua, sementara kakak kedua bergerak di bidang dekorasi villa, hotel dan photography. Giovani justru mantap memilih dunia culinary sebuah keputusan yang berakar dari hobinya sejak kecil, yaitu memasak, khususnya baking.

“Hobi baking dari kecil membuat saya yakin untuk fokus di bisnis kuliner,” ujar Giovani pada Sabtu, (28/2).

Kolaborasi Penyelamatan Satwa Bali, Delapan Hewan Liar Resmi Dilepas ke Habitat Aslinya

Selain aktif di dapur, Giovani juga memiliki hobi make up. Baginya, menjaga penampilan tetap segar dan profesional merupakan bagian dari personal branding sebagai calon entrepreneur muda.

Dalam perjalanan membangun mimpinya, Giovani berpegang pada motto hidup No Pressure No Diamonds. Prinsip ini menjadi penguat mentalnya dalam menghadapi tantangan, terutama saat mengembangkan usaha.

Sejak tahun 2025, Giovani telah merintis brand F&B bernama *Creme de Reves*. Untuk memperdalam pengalaman industri, ia juga pernah menjalani program magang di Braud Jakarta, salah satu bakery ternama yang memberinya wawasan operasional bisnis kuliner modern.

Usai menyelesaikan pendidikan, Giovani berencana membuka kafe kecil berkonsep mini di Bali. Menariknya, rencana tersebut akan direalisasikan menggunakan modal pribadi dari tabungan yang selama ini ia sisihkan.

“Langkah ini menjadi bentuk pembuktian kepada diri sendiri dan orang tua bahwa ilmu kampus dapat diimplementasikan secara nyata,” ujarnya.

Polda Bali Terbitkan DPO dan Red Notice, Enam Tersangka Penculikan WNA Ukraina Diburu

Apabila mini cafe tersebut telah berjalan stabil, Giovani menargetkan ekspansi dengan membuka beberapa outlet kafe di berbagai wilayah Bali. Tidak berhenti di situ, ia juga memiliki visi untuk membuka toko baking atau roti serta menjadi distributor atau supplier bahan-bahan pembuat kue dan kebutuhan kafe di seluruh Bali.

Strategi pasar yang disiapkan pun cukup ambisius. Selain menyasar masyarakat lokal, Giovani juga membidik wisatawan asing agar brand yang dibangunnya mampu bersaing dengan bisnis kuliner internasional.

“Kawasan pariwisata seperti Canggu, Berawa, dan sekitarnya menjadi target lokasi pengembangan untuk menjangkau pasar wisatawan mancanegara nantinya,” ujarnya.

Di balik rencana besarnya, Giovani memegang prinsip sederhana yang menjadi sumber kepercayaan dirinya. Ia percaya, kunci utama kesuksesan adalah keberanian untuk memulai.

“Yakin dan jalani saja dulu. Urusan lain biar nanti menjadi pengalaman yang berharga. Tidak ada orang sukses tanpa memulai langkah awal yang berani,” tuturnya.

Tak Segan Usir Turis Nakal, Luhut: “Yang Tak Berkualitas, Deportasi Saja dari Bali

Dengan kombinasi passion, latar belakang keluarga bisnis, serta keberanian mengambil langkah awal, Giovani Augustine Hokini menjadi salah satu figur entrepreneur muda Bali yang patut diperhitungkan di masa mendatang. (Ar/CB.1)

Bagikan