Peristiwa
Beranda » Lansia Asal Sidemen Belum Kembali Sejak Selasa Sore, Tim SAR Dikerahkan

Lansia Asal Sidemen Belum Kembali Sejak Selasa Sore, Tim SAR Dikerahkan

Pencarian seorang lansia asal Banjar Dinas Pakel, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem yang hilang sejak Selasa sore (27/1). (ist)

Karangasem – Seorang lanjut usia (lansia) asal Banjar Dinas Pakel, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem dilaporkan belum kembali ke rumah sejak Selasa sore (27/1). Korban diketahui bernama Ni Wayan Baca, 80 tahun.

Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, korban meninggalkan rumah sekitar Pukul 14.00 WITA dengan berjalan kaki menuju kebun untuk mencari kayu bakar. Jarak antara rumah korban dengan lokasi ladang diperkirakan sekitar satu kilometer.

Menurut laporan warga, sekitar Pukul 16.30 WITA, Ni Wayan Baca sempat terlihat di area ladang sambil membawa kayu bakar. Namun hingga Pukul 18.00 WITA, yang biasanya korban sudah kembali ke rumah, ia tak kunjung tiba. Keluarga yang melakukan pengecekan tidak menemukan korban di rumah.

“Upaya pencarian telah dilakukan oleh keluarga dan masyarakat setempat sejak malam hari hingga keesokan sorenya, namun belum membuahkan hasil. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Sidemen,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, Rabu (29/1).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR gabungan segera dikerahkan. Sebanyak 7 personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pencarian.

Pemprov NTT Minta Maaf, Gubernur Koster Dorong Syarat Administrasi dan Pakta Integritas Warga Keluar NTT-Masuk Bali

Saat ini, pencarian difokuskan pada jalur yang biasa dilalui korban menuju ladang. Tim SAR juga dilengkapi dengan peralatan SAR mountaineering serta drone thermal untuk memaksimalkan pencarian, terutama di area yang sulit dijangkau dan minim pencahayaan.

“Pencarian terus kami lakukan dengan menyisir jalur kebiasaan korban dan area sekitarnya,” tutup Sidakarya. (Ar/CB.1)

Bagikan