Denpasar – Aksi bermain kembang api secara sembarangan yang dilakukan sejumlah anak di kawasan Simpang Enam Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, sempat meresahkan warga dan viral di media sosial. Menindaklanjuti hal tersebut, jajaran Polsek Denpasar Barat (Denbar) bergerak cepat melakukan penanganan dengan mengamankan anak-anak yang terlibat guna dilakukan pembinaan.
Peristiwa tersebut terjadi pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12). Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah anak menyalakan kembang api secara ugal-ugalan di tengah keramaian, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, pada Kamis (1/1) Unit Reskrim Polsek Denbar mengamankan anak-anak yang terlibat untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga memanggil orang tua masing-masing anak sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam pembinaan dan pengawasan.
Kapolsek Denbar Kompol Laksmi Trisnadewi W mengatakan, bahwa langkah yang diambil pihak kepolisian mengedepankan pendekatan humanis mengingat seluruh anak yang terlibat masih berstatus di bawah umur.
“Anak-anak tersebut kami amankan sementara di Mako Polsek Denbar selama 1 x 24 jam untuk dilakukan pembinaan. Selanjutnya akan dipulangkan kepada orang tua masing-masing dengan disertai surat pernyataan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.
Surat pernyataan tersebut turut diketahui dan ditandatangani oleh kepala lingkungan setempat sebagai bentuk pengawasan dan tanggung jawab bersama antara orang tua, lingkungan, dan pihak kepolisian.
Kompol Laksmi menegaskan, identitas anak-anak yang diamankan sengaja dirahasiakan demi melindungi hak dan masa depan mereka. Ia berharap, dengan adanya pembinaan serta permohonan maaf dari para orang tua, keresahan masyarakat akibat kejadian tersebut dapat diredakan.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada momen-momen tertentu seperti perayaan malam tahun baru.
“Pengawasan dari orang tua sangat penting agar anak-anak tidak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain, serta tetap menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya. (An/CB.3)



