Denpasar – Sebuah kejadian kehilangan sepeda motor yang sempat membuat pemiliknya panik di Pelabuhan Benoa akhirnya terungkap sebagai insiden tertukar tanpa disengaja.
Berdasarkan keterangan Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi, insiden ini terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025, ketika seorang pedagang bernama Ni Ketut Sri Merawati, 42 tahun warga Banjar Pakuwon, Cempaga, Bangli, kehilangan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DK 3875 BN saat sedang berdagang di terminal domestik Dermaga Timur Pelabuhan Benoa.
Menurut laporan, korban memarkir sepeda motornya di samping warung tempatnya berdagang. Namun, setelah selesai berjualan, ia tidak menemukan kendaraannya di lokasi semula.
Karena pada saat itu sedang ada persiapan perayaan Hari Raya Nyepi, korban tidak langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Beberapa hari kemudian, tepatnya pada Rabu, 2 April 2025, korban menyampaikan informasi kehilangan ini kepada salah satu personel Polsek Benoa.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Benoa segera melakukan penyelidikan dan menemukan sebuah sepeda motor yang mirip dengan milik korban, namun dengan nomor polisi DK 5436 KAF. Motor tersebut merupakan Honda Beat berwarna hitam dengan list merah dan tidak diketahui pemiliknya.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata motor tersebut milik seorang warga Ubud yang baru menyadari bahwa kendaraannya telah tertukar setelah dihubungi oleh Polsek Ubud. “Pemilik motor itu ternyata tidak menyadari pertukaran kendaraan saat mengantar keluarganya ke kapal di Pelabuhan Benoa,” ujar AKP Ketut Sukadi.
Pada Jumat, (4/4) kedua belah pihak akhirnya dipertemukan di Polsek Benoa. Setelah dilakukan interogasi dan klarifikasi, keduanya menyadari bahwa peristiwa ini murni kesalahan yang tidak disengaja. Motor masing-masing pun dikembalikan kepada pemilik aslinya pada pukul 10.00 WITA.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih teliti dalam mengenali kendaraannya, terutama saat memarkir di area umum. Kejadian ini bisa menjadi pelajaran agar lebih berhati-hati dan selalu mengecek kendaraan sebelum digunakan,” ujar AKP Ketut Sukadi. (An/CB.3)