Badung – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan puncak arus balik Lebaran 2026 mulai terjadi hari ini, Selasa (24/3). Ia mengingatkan masyarakat agar tidak serentak kembali, guna menghindari penumpukan ekstrem di jalur transportasi.
Usai memantau situasi melalui video conference di Command Center ITDC Nusa Dua, Bali, Kapolri yang didampingi wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta serta Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya meminta seluruh jajaran siaga penuh mengatur kelancaran arus balik.
“Puncak arus balik hari ini tanggal 24. Tanggal 25 – 27 ada kebijakan pemerintah seperti WFA yang bisa dimanfaatkan masyarakat agar tidak semuanya kembali hari ini,” tegasnya.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengurai kepadatan yang diprediksi memuncak dalam waktu singkat. Ia juga memastikan pemantauan dilakukan secara real-time melalui sistem di kawasan ITDC Nusa Dua.
Selain arus balik, Kapolri juga menyoroti pergerakan wisatawan. Meski Bali tengah memasuki low season, terjadi kenaikan wisatawan domestik sekitar 1,49 persen dibanding hari biasa.
Kabar baiknya, angka kecelakaan lalu lintas selama arus mudik tahun ini justru mengalami penurunan. “Ini harus kita pertahankan sampai arus balik selesai,” ujarnya.
Namun, ia tetap menekankan perlunya evaluasi menyeluruh untuk peningkatan pelayanan mudik ke depan.
Tak hanya Bali, peningkatan wisatawan juga terjadi di sejumlah daerah seperti Malioboro, kawasan Pangandaran, hingga Puncak.
Kapolri juga memberi perhatian khusus pada Pelabuhan Ketapang yang diprediksi menjadi titik krusial arus balik.
Selain itu, potensi cuaca buruk di wilayah Indonesia Timur turut menjadi perhatian. Ia meminta seluruh personel siap menghadapi kemungkinan hujan dan kondisi ekstrem yang dapat mengganggu perjalanan.
“Semua harus siap, termasuk rekayasa lalu lintas jika terjadi kondisi yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (An/CB.3)

