Badung – Seorang remaja perempuan asal Buleleng ditemukan tewas setelah diduga melompat dari Jembatan Tukad Bangkung, yang berada di perbatasan antara Banjar Pelaga dan Belok/Sidan, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.
Hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tim identifikasi Polres Badung dan dokter Puskesmas Plaga, menunjukkan kondisi jenazah korban mengalami patah tulang lengan kiri bagian atas dan bawah, memar di bagian perut, dada, dan lengan kiri. Patah tulang paha kiri dan kaki kiri bagian bawah. Pendarahan pada mata, hidung kiri, serta patah pada tulang hidung kiri.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik dugaan aksi bunuh diri ini. “Saat ini masih dilakukan pendalaam terkait dengan motifnya,” ujar Kapolsek Petang AKP I Nyoman Arnaya.
Kejadian ini pertama kali terungkap setelah masyarakat melaporkan kepada anggota Polsek Petang bahwa terdapat sebuah sepeda motor Honda PCX hitam dengan nomor polisi DK 5780 UBJ yang ditinggalkan di tengah jembatan, sisi selatan jalan. Setelah menerima laporan tersebut, personel Polsek Petang segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan.
Setelah melakukan penyisiran selama kurang lebih 20 menit, tiga anggota Polsek Petang dan lima warga setempat menemukan korban dalam kondisi tengkurap di bawah jembatan. Saat diperiksa, sadel sepeda motor korban masih dalam keadaan terkunci, dan hanya ditemukan helm serta kacamata hitam.
Pada Pukul 23.05 WITA, Tim Identifikasi Polres Badung bersama seorang dokter dari Puskesmas tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.
Tim SAR Polda Bali kemudian datang pada Pukul 23.23 WITA untuk melakukan evakuasi jenazah, yang dibantu oleh personel Polsek Petang, tim identifikasi Polres Badung, serta personel TNI dari Koramil Petang.
Evakuasi selesai dilakukan pada Pukul 00.15 WITA, dan jenazah korban dibawa menggunakan mobil Bhuana Bali Rescue ke Rumah Sakit Mangusada Kapal untuk menjalani autopsi lebih lanjut. (An/CB.3)