Denpasar – Untuk memastikan rekayasa lalu lintas berjalan efektif dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, Wakapolda Bali Brigjen I Made Astawa turun langsung meninjau sejumlah titik pengaturan arus kendaraan di wilayah Bali, Selasa (3/11).
Peninjauan lapangan ini menyasar tiga lokasi strategis, yakni Simpang Mertanadi Utara, Simpang Lio Kerobokan, dan Simpang Patung Kuda Tuban. Didampingi Dirlantas Polda Bali beserta para pejabat instansi terkait, Wakapolda melihat langsung kondisi arus kendaraan sekaligus mencermati pelaksanaan rekayasa lalu lintas yang telah diterapkan.
Di Simpang Mertanadi Utara dan Simpang Lio Kerobokan, fokus perhatian diarahkan pada efektivitas pengaturan arus kendaraan serta kondisi lalu lintas di sekitar persimpangan. Pemetaan dilakukan untuk mengetahui situasi riil di lapangan sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang perlu mendapat perhatian khusus guna optimalisasi rekayasa lalu lintas.
Pemantauan kemudian dilanjutkan ke Simpang Patung Kuda Tuban. Kehadiran Wakapolda bersama jajaran menjadi bagian dari upaya memastikan pengaturan arus kendaraan berjalan sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan, sehingga potensi kepadatan dapat diantisipasi sedini mungkin.
Melalui peninjauan langsung ini, Wakapolda Bali Brigjen I Made Astawa menegaskan komitmen jajarannya untuk terus hadir dan memastikan setiap langkah pengaturan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Peninjauan langsung ini dilakukan untuk memastikan rekayasa lalu lintas berjalan efektif, sekaligus mengantisipasi potensi hambatan di jalan raya demi kelancaran mobilitas masyarakat,” ujar Brigjen Made Astawa.
Polda Bali berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan rekayasa lalu lintas secara berkelanjutan. Dengan sinergi personel di lapangan dan pengaturan yang tepat, diharapkan mobilitas masyarakat tetap terjaga serta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Bali semakin kondusif. (An/CB.3)

