Peristiwa
Beranda » Dihadang dan Diperas Rp20 Juta, WNA Asal Portugal dan Polandia Jadi Korban Penganiayaan di Pecatu

Dihadang dan Diperas Rp20 Juta, WNA Asal Portugal dan Polandia Jadi Korban Penganiayaan di Pecatu

Lokasi kasus dugaan pengerusakan, percobaan pemerasan, dan penganiayaan terhadap dua warga negara asing (WNA). Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Buana Sari, Kelurahan Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. (ist)

Denpasar – Polsek Kuta Selatan tengah menyelidiki kasus dugaan pengerusakan, percobaan pemerasan, dan penganiayaan terhadap dua warga negara asing (WNA) yang sempat viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Buana Sari, Kelurahan Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Sabtu, 3 Oktober 2026 sekitar Pukul 03.00 WITA.

Korban penganiayaan dan pengerusakan diketahui bernama Salvador Teixeima Gomes, 23 tahun WNA asal Portugal, bersama teman perempuannya, Paulina MJ, 31 tahun WNA asal Polandia.

Insiden berawal saat korban mengendarai mobil Honda HR-V melintas di seputaran Jalan Suarga Padang-Padang Hotel. Korban membunyikan klakson dan mendahului tiga orang tak dikenal yang berada di depannya. Tidak terima mendapati hal tersebut, para pelaku membuntutinya hingga ke lokasi kejadian.

Setibanya di Jalan Buana Sari, kendaraan korban mendadak dihadang oleh kendaraan pelaku. Pelaku melempari kaca mobil korban dengan batu hingga pecah. Tak hanya itu, para pelaku melakukan percobaan pemerasan dengan meminta uang tunai sebesar Rp20 juta dengan dalih salah satu rekan mereka telah tertabrak. Saat korban membuka kaca jendela untuk membantah tuduhan tersebut, para pelaku langsung melayangkan pukulan ke arah korban.

Aksi penganiayaan tersebut terhenti setelah anggota Pecalang Desa Adat Pecatu dan Linmas mendatangi lokasi usai menerima laporan dari pihak keamanan Pantai Bingin.

PUPR Tabanan Tegaskan Pembangunan Taman dan Gazebo di Selabih Sesuai Aturan Tata Ruang

Melihat kedatangan petugas keamanan desa, rombongan pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara. Petugas pecalang selanjutnya mengantar korban yang mengalami luka ke Klinik Pratama Nusa Medica untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengonfirmasi kasus tersebut saat ini sudah dalam penanganan intensif pihak kepolisian.

“Korban telah resmi melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kuta Selatan. Tim penyidik telah mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan untuk mengidentifikasi serta memburu para pelaku,” jelas Iptu I Gede Adi Saputra Jaya dalam keterangan tertulisnya. (An/CB.3)

Bagikan