Denpasar – Aksi pelemparan batu terjadi di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Denpasar yang berlokasi di Jalan DI Panjaitan, Denpasar, Bali, Sabtu (21/2) sekitar Pukul 19.30 WITA. Peristiwa tersebut kini dalam penanganan aparat kepolisian.
Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Ariasandy membenarkan adanya laporan penyerangan tersebut. Ia menyampaikan bahwa penanganan awal dilakukan oleh Polresta Denpasar.
“Awal pelaporan ditangani Polresta Denpasar sehingga unit identifikasi Polresta ke TKP melakukan olah TKP,” ujar Ariasandy, Minggu (22/2).
Menurutnya, laporan resmi telah diterima dari pihak BPJS Kesehatan dan saat ini berkas tengah diproses lebih lanjut oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum). Polisi juga masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas serta motif para pelaku.
Sementara itu, Kepala Bagian SDM Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Rendy Gilbery Rantung membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, aksi dilakukan oleh sekitar 20 orang tak dikenal yang datang mengendarai sepeda motor dan mengenakan masker.
“Memang benar terjadi penyerangan oleh orang tidak dikenal di kantor BPJS Kesehatan cabang Denpasar kemarin sekitar Pukul 19.30 WITA,” ujarnya.
Para pelaku tidak hanya melempar batu ke arah gedung kantor, tetapi juga membentangkan serta menempelkan dua spanduk bernada protes di gerbang kantor. Berdasarkan keterangan sekuriti kantor, I Made Sudiarta, sebelum kejadian ia mendengar teriakan dari luar dan melihat sekitar 20 orang berhenti di depan gerbang.
Dua orang di antaranya membentangkan spanduk bertuliskan “Wali Kota Pembohong” dan “Save APBD BPJS untuk Rakyat Miskin”. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengamankan barang bukti berupa dua spanduk, satu batu berukuran besar, serta tiga batu berukuran kecil hingga sedang.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pencarian terhadap para pelaku yang terlibat dalam aksi tersebut. (An/CB.3)



