Tabanan – Hingga saat ini belum ditemukan kasus terkait penyebaran Virus Nipah di Kabupaten Tabanan. Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan menegaskan, belum ditemukan kasus masyarakat yang terkonfirmasi positif terpapar Virus Nipah.
Virus Nipah merupakan virus zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia, terutama melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi, seperti kelelawar pemakan buah dan babi.
Selain itu, penularan juga dapat terjadi melalui konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi cairan tubuh hewan pembawa virus, serta melalui kontak langsung antar manusia, terutama melalui cairan tubuh penderita.
Virus ini diketahui dapat menyebabkan gejala ringan hingga berat, seperti demam, sakit kepala, gangguan pernapasan, hingga radang otak (ensefalitis) yang berisiko fatal apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan mengimbau masyarakat untuk menerapkan sejumlah upaya pencegahan, antara lain, menjaga kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Menghindari kontak langsung dengan hewan yang berpotensi menjadi pembawa virus, terutama kelelawar dan babi. Tidak mengonsumsi buah atau makanan yang diduga telah terkontaminasi oleh hewan. Memastikan makanan dan minuman diolah dengan bersih dan matang. Serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala demam disertai gangguan pernapasan atau gejala lain yang mencurigakan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi menerangkan, hingga saat ini situasi di Kabupaten Tabanan dalam kondisi aman.
“Sampai dengan saat ini, belum ada warga di Tabanan yang terkonfirmasi terpapar Virus Nipah. Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga,” ujarnya, (3/2).
Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada tanpa harus panik menyikapi isu Virus Nipah.
“Kewaspadaan adalah kunci utama dalam menjaga kesehatan bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat Tabanan untuk tetap tenang, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta mengikuti imbauan dari tenaga kesehatan dan pemerintah,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Kesehatan akan terus memberikan informasi resmi dan akurat kepada masyarakat serta mengimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. (Ar/CB.1)



