Peristiwa
Beranda » BPBD Tabanan dan Tim Gabungan Sukses Normalkan Jalur Pupuan-Seririt Pasca Longsor

BPBD Tabanan dan Tim Gabungan Sukses Normalkan Jalur Pupuan-Seririt Pasca Longsor

Penanganan tanah longsor di jalur Antosari-Seririt di Desa Sanda yang sempat tertutup tanah longsor. (ist)

Tabanan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pupuan menyebabkan terjadinya longsor dan pohon tumbang di sejumlah titik pada Kamis, (15/1) sore. Peristiwa tersebut sempat menutup badan Jalan Provinsi Antosari – Pupuan sehingga jalur utama tidak dapat dilalui kendaraan. Bersama tim gabungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan bisa mengatasi longsor dalam beberapa jam.

Camat Pupuan, I Gusti Kade Dwipayana yang dikonfirmasi mengatakan, terdapat tiga titik terdampak, yakni dua titik di Desa Sanda dan satu titik di Desa Batungsel. Material longsor berupa tanah dan pohon tumbang menutup badan jalan, tepatnya di wilayah Desa Sanda dan Batungsel.

“Akibat hujan deras, terjadi longsor dan pohon tumbang di beberapa titik yang menutupi badan jalan provinsi, sehingga jalur Antosari – Pupuan sempat tidak bisa dilalui,” ujar Dwipayana.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Tabanan yang dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD, bersama Satker PU Provinsi, TNI–Polri, Camat Pupuan beserta staf, Perbekel Desa Batungsel, Perbekel Desa Sanda, serta masyarakat setempat, segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Dwipayana menambahkan, penanganan di Desa Batungsel telah selesai lebih awal. Sementara di Desa Sanda, pembersihan dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya di dekat setra menggunakan semprotan air dan di wilayah Padanglikid dengan bantuan alat berat loader.

Jembatan Penghubung Luwus–Petang Putus Diterjang Hujan Deras, Pemkab Tabanan Segera Lakukan Penanganan

“Saya menerima laporan pertama sekitar Pukul 17.59 WITA. Saat ini seluruh proses pembersihan di Batungsel dan Sanda sudah selesai,” jelasnya.

Dengan rampungnya penanganan tersebut, jalur Antosari – Pupuan yang menghubungkan Antosari, Tabanan dengan Seririt, Buleleng pada Pukul 23.00 WITA sudah dapat dilalui kendaraan. “Kami imbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan masih cukup tinggi di wilayah Pupuan,” ujarnya. (Ar/CB.1)

Bagikan